Pesantren Nuris Fasilitasi Penemuan Teknologi E-Font
NU Online · Jumat, 8 Februari 2019 | 02:00 WIB
Jember, NU Online
Pondok Pesantren Nuris, Antirogo, Kabupaten Jember Jawa Timur akan memfasilitasi sejumlah penemuan anak didiknya yang telah menjuarai lomba karya ilmiah remaja. Hal tersebut sebagai bentuk penghargaan sekaligus untuk memicu semangat rekan-rekan lainnya agar terus berinovasi menciptakan penemuan baru yang bermanfaat bagi perkembangan teknologi kedepan.
“Itu sebagai salah satu bentuk penghargaan kami kepada santri yang berprestasi cukup membanggakan,” tukas pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Gus Robith Qashidi kepada NU Online di Nuris, Kamis (7/2).
Menurutnya, cukup banyak santrinya yang menciptakan penemuan baru melalui karya tulis ilmiah, dan mendapat penghargaan dari penyelenggara lomba. Salah satunya adalah penemuan E-Font. E-Font adalah ‘pengejawantahan’ karya ilmiah anak-anak SAM Nuris yang berhasil menjadi juara favorit dalam ajang Brawijaya Physics Event (Braphy) 2018.
Kompetisi tersebut merupakan salah satu kompetisi bergengsi di bidang Karya Ilmiah Remaja yang iikuti oleh siswa SMA sederajat dari seluruh Indonesia. Kompetisi yang bertajuk Teknologi Tepat Guna sebagai Bentuk Kontribusi bagi Indonesia tersebut digelar di Universitas Brawijaya, akhir tahun lalu.
“Sangat membanggakan, karena kami dari pesantren bisa bersaing dengan sekolah umum yang notabene dari sisi fasilitas, mereka unggul,” lanjutnya.
Tim SMA Nuris yang terdiri dari Muhammad Rifqi Arifin, Nur Indrayanto, dan Refaldi Pratama mengangkat judul E-Font (Electric for our nation) Alat untuk Mengonversi Energi Panas Menjadi Energi Listrik. Melalui karya ilmiah ini, tiga siswa SMA Nuris Jember tersebut membuat sebuah alat bernama E-Font. Alat itu dapat mengubah energi panas dari pembakaran sampah menjadi energi listrik.
“Kami prihatin dengan sampah di Indonesia. Indonesia adalah salah satu penghasil sampah terbanyak setelah China. Indonesia juga sedang mengalami krisis listrik. Oleh karena itu, kami berfikir bagaimana caranya sampah tidak lagi menjadi limbah tapi bisa bermanfaat, dan muncullah E-Font ini,” timpal Rifqi, ketua tim Karya Ilmiah Remaja SMA Nuris Jember kepada NU Online (Red: Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua