PMII Subang Sampaikan Rekomendasi Pendidikan ke Disdik
NU Online · Jumat, 2 Mei 2014 | 20:14 WIB
Subang, NU Online
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Subang, Jumat (2/5).
<>
Kedatangan massa PMII Cabang Subang tersebut langsung diterima oleh Kepala Disdik Subang, Engkus Kusdinar yang baru saja selesai menggelar upacara Hardiknas di alun-alun Kota Subang.
Dalam audiensi tersebut, tertuang beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh Ketua PMII Subang, Saeful Imron. Menurut Imron, sistem kurikulum saat ini belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pasalnya, kata dia, seiring terus bergantinya sistem kurikulum tersebut menjadi salah satu alasan belum tercapainya tujuan pendidikan nasional secara menyeluruh.
Menurut PMII, jumlah jam pelajaran berbasis agama di sekolah umum masih
minim. Pihaknya mencontohkan, banyaknya perbuatan menyimpang yang dilakukan sejumlah siswa merupakan bagian dari bukti kurangnya pendidikan agama di sekolah umum. Selain itu, jam pelajaran yang berbasis kedaerahan dan kebudayaan lokal seperti sejarah Kabupaten Subang juga harus diadakan.
Terkait dengan kelembagaan Pendidikan Madrasah Diniyah (MD), PMII juga mendesak agar harus betul-betul diperhatikan terutama yang menyangkut terhadap pengadaan anggaran Bantuan Operasional Daerah (Bosda) untuk
MD.
Untuk keselamatan pelajar, pihaknya menghimbau agar Disdik Subang lebih ditingkatkan lagi kerjasamnya dengan pihak kepolisian guna menekan angka kecelakaan pelajar dengan larangan penggunaan kendaraan bermotor yang dilakukan siswa SMP dan SMA.
Dalam kesempatan tersebut, PMII menilai terkait sistem pandataan pendidik DAPODIK yang bersifat online belum mampu sepnuhnya diterapkan oleh Disdik, untuk itu harus dioptimalkan secara maksimal sebagai bahan referensi.
Adapun dengan merebaknya isu-isu yang terindikasi menyimpang dari akidah agama (transnasional, red), PMII mendesak kepada Disdik Subang untuk menginventarisir dan menyeleksi mata pelajaran sebagai bahan ajar kepada para siswa.
"Untuk itu kami datang ke Disdik Subang sebagai bahan masukan dan rekomendasi agar pendidikan di Kabupaten Subang harus diprioritaskan," ujar ketua PMII Subang, Saeful Imron di hadapan Kadisdik.
Sementara, Kepala Disdik Subang, Engkus Kusdinar mengatakan, pihaknya menyambut baik atas kedatangan massa PMII tersebut. Pihaknya akan mengakomodir seluruh masukan yang disampaikan.
"Dari beberapa point yang disampaikan oleh adik-adik PMII ini, tentu akan menjadi masukan. Mana yang harus disampaikan atau tidak kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan," jelas Kusdinar.
Ia mengatakan, hal yang berkaitan dengan tanggung jawab Kemendikbud, salah satunya yang berkaitan dengan mata pelajaran berbasis transnasional. "Itu yang menentukan dari Kemendikbud, tentunya kami akan menyampaikan dan minta pertimbangan dengan cara tertulis," jelasnya. (Ade Mahmudin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua