Santri Punya Modal Penting Jadi Pengusaha
NU Online · Ahad, 13 Oktober 2019 | 03:00 WIB
Jember, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur KH Abdullah Syamsul Arifin menegaskan bahwa santri mempunyai potensi yang besar untuk bergerak di dunia usaha. Sebab pada dasarnya santri memiliki bekal untuk terjun di dunia bisnis, misalnya jujur, cekatan, dan disiplin. Jujur, katanya, merupakan modal utama dalam berbisnis. Sebab bisnis apapun mengandalkan kepercayaan.
“Kalau orang jujur, insyaallah tak akan mengabaikan amanah (kepercayaan),” ungkapnya kepada NU Online usai menyampaikan pengarahan dalam Pelatihan Kewirausahaan Santri di Pesantren Darul Arifin 2, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu (12/10).
Menurut Gus Aab, sapaan akrabnya, saat ini peluang cukup besar bagi santri dan siapapun untuk berwirausaha. Bahkan dengan akses informasi yang begitu luas dan mudah, usaha bisa dilakukan dari jarak jauh, misalnya berjualan online dengan memanfaatkan media sosial dan sebagainya.
“Tapi kejujuran tetap harus diutamakan, apalagi bentuknya online,” terangnya.
Pelatihan yang mengusung tema Santri Milenial, Santri Preunersip itu menghadirkan dua narasumber. Salah satunya adalah pengusaha muda, Ikhwan Huda al-Mujib. Pria yang biasa dipanggil Gus Mujib ini mempresentasikan kekuatan digital marketing sebagai upaya mudah bagi santri dan mahasiswa untuk memulai menjadi pengusaha.
“Untuk menjadi pengusaha, kita harus berani melangkah. Yang penting kita harus berani memulai dulu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jember, Subakri menyatakan, santri milenial adalah santri yang tidak cuma fokus pada sekolah tapi juga peka dan kreatif dalam berusaha. Katanya, peluang usaha terbentang didepan mata.
“Tapi persoalannya mereka siap tidak memanfaatkan peluang itu,” ucapnya.
Subakri mengimbau agar santri tak pernah jera untuk mencoba dan mencoba dalam berusaha. Dalam dunia usaha, mencoba adalah hal yang biasa meskipun harus diperhitungkan segala sesuatunya.
“Sebab jika pantang menyerah, maka kesuksesan pasti datang,” lanjutnya.
Pelatihan kewirausahaan santri merupakan hasil kerja sama antara LKKNU dan LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama) Cabang Jember. Kegiatan dikuti 60 santri dan digelar dalam rangka memeriahka Hari Santri 2019.
Pewarta: Aryudi AR
Editor: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua