Tasikmalaya, NU Online
Lulusan Pesantren Sukahideng Tasikmalaya yang tergabung di Asosiasi Santri dan Alumni Sukahideng (ASAS) berhasil mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan. SMK KH A. Wahab Muhsin, demikian nama sekolah.
<>Menurut Kepala Sekolah, Cucu Badruzaman SKM, sekolah tersebut didirikan tahun 2007, diresmikan Bupati Tasikmalaya waktu itu, Tatang Farhanul Hakim, yang juga lulusan pesantren Sukahideng. Pendirian sekolah itu didanai para alumni yang sudah tersebar di berbagai daerah dengan berbagai profesi.
Sekolah tersebut membuka dua jurusan yaitu farmasi dan multimedia. “Pertama kali dibuka, tahun 2007, sudah mendaftar 100 orang siswa. Mereka tahu dari para alumni pesantren,” ujar Cucu yang juga lulusan pesantren yang didirikan 1922 oleh KH Zaenal Muhsin, kakak KH Zaenal Musthafa.
Siswa yang akan masuk ke SMK tersebut, ada syarat yang tidak bisa dihindari, yaitu harus mondok di salah satu pesantren, di Sukahideng (pesantren KH Zaenal Muhsin) atau di Sukamanah (pesantren KH Zaenal Musthafa).
Menurut Cucu, pendirian SMK tersebut merupakan perwujudan dari cita-cita KH A Wahab Muhsin, putera KH Zaenal Muhsin, yang mengasuh pesantren Sukahideng dan aktif di Nahdlatul Ulama sebagai Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya.
“Jauh-jauh hari beliau ingin mendirikan sekolah semacam ini,” kata Cucu yang juga anggota GP Anor Tasikmalaya ini.
KH A. Wahab Muhsin, sambung Cucu, menanamkan kepada santri-santrinya, bahwa santri itu tidak mesti menjadi kiai semua, tapi juga harus ada yang menjadi dokter, pengusaha, bahkan pejabat. Tapi jangan melupakan nilai-nilai kepesantrenan.
Redaktur : Hamzah Sahal
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua