Jember, NU Online
Dakwah tidak bisa tidak bisa dipisahkan dari seni dan budaya. Karena itu, metode dakwah yang baik, perlu mengakomodasi seni dan budaya setempat. Sehingga target dan pesan dakwah mudah sampai kepada masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Jember, Faida saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Mahasiswa Dawah Indonesia (Amdin) di Ruang Kuliah Terpadu IAIN Jember, Kamis (25/4).
Menurut Faida, Indonesia kaya dengan seni dan budaya. Selama tidak bertentangan dengan agama, seni dan budaya perlu dijadikan ‘sarana’ untuk berdakwah.
“Karena Indonesia punya budaya khusus, yaitu budaya nusantara yang tidak bisa dipisahkan dari upaya berdakwah mahasiswa kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor IAIN Jember, H. Babun Suharto mengimbau mahasiswa agar menjadi pelopor dalam memberikan informasi yang benar bagi masyarakat. Apalagi saat ini, informasi hoaks cukup dominan menyesaki udara. Sehingga keberadaan mahasiswa diharapkan dapat menjadi saringan bagi munculnya informasi hoaks di tengah-tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus menjadi yang terdepan untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Jangan sampai kita yang berilmu malah menyesatkan masyarakat,” tuturnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
Terkini
Lihat Semua