Jember, NU Online
Bela negara bagi umat Islam bukan sesuatu yang baru. Sebab, sejak zaman penjajahan, hingga Indonesia merdeka, umat Islam terlibat aktif dalam membela negara. Demikian disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Jember, Jawa Timur, Moch. Eksan saat menjadi nara sumber dalam Seminar ‘Pendidikan Kewarganegaraan untuk Masyarakat Dalam Hal Bela Negara’ di hotel Aston, Jember, Senin (31/12).
Menurutnya, militansi kaum santri dan para kiai dalam berperang melawan penjajah dan berjibaku dengan kelompok-kelompok yang coba merongrong NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah wujud nyata bela negara.
“Yang paling fenomenal adalah ketika KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan resolusi jihad dalam perang 10 November, yang akhirnya dimenangkan oleh bangsa Indonesia. Itu sangat fenomenal dan dunia tahu,” tuturnya.
Bagi umat Islam, katanya, membela negara adalah suatu keharusan. Sebab, cinta tanah adalah sebagian dari iman. Artinya, ketika negara dalam ancaman bahaya, maka secara naluri mereka akan tampil di garda terdepan untuk menghadang lawan sebagai bentuk cintanya kepada negara.
“Itu (bela negara) sudah pasti. Umat Islam sudah berikan bukti. Sejarah tak bisa dibohongi,” jelasnya.
Sementara itu, nara sumber lain, David Handoko Seto mewanti-wanti agar masyarakat terus mewaspadai adanya gerakan radikal. Ia meyakini bahwa kendati organisasi yang menaungi mereka sudah tutup, namun ideologinya masih berkembang.
“Kita tak boleh lengah. Dan ini bukan cuma tanggungajwab pemerintah, tapi semua elemen masyarakat juga punya tugas untuk meredam merangseknya gerakan radikal,” ucap anggota Komisi A DPRD Jember itu di hadapan 200-an peserta seminar (Red: Aryudi AR).
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
4
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
5
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
6
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
Terkini
Lihat Semua