Soal Korupsi di Jatim, PWNU Sayangkan Pernyataan KPK
NU Online · Ahad, 29 Desember 2013 | 06:31 WIB
Surabaya, NU Online
Rois Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Miftachul Akhyar menyayangkan pernyataan Ketua KPK Abraham Samad, koruptor kelas wahid di Jawa Timur. Pasalnya, Abraham Samad tidak menyertakan sekaligus pernyataannya dengan data dan fakta.
<>
"Apalagi hanya berdasarkan sentimen pribadi dan kelompok," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (28/12). Baiknya, para pejabat publik memberi teladan dengan pernyataan yang bertanggung jawab.
Kiai Miftah yang juga pengasuh pesantren Miftahus Sunah Surabaya, sangat mendukung upaya KPK menciptakan pemerintahan yang bersih. “Kejahatan korupsi adalah penyakit yang harus dibersihkan dari negeri ini,” katanya.
Tetapi baiknya, pernyataan itu disertai dengan data akurat, “bukan asal memberikan pernyataan,” lanjutnya. (Syaifullah/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
3
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
4
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
5
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
6
Pesantren Didorong Jadi Benteng Perlindungan Anak dan Perempuan di Tengah Perkembangan AI
Terkini
Lihat Semua