Solo, NU Online
Keraton Surakarta membagikan seribu telur asin sebagai rangkaian acara Gerebeg Mulud 2014, belum lama ini (8/1). Pembagian telur tersebut dilakukan di depan bunderan Gladag. Para penggguna jalan pun banyak yang antusias
<>
“Dulu biasanya kita nyebar udik-udik atau uang receh. Sekarang kita ganti dengan telur asin yang bermanfaat, menyesuaikan perkembangan zaman,” kata Wakil Pengageng Pariwisata, Satryo Hadinagoro.
Sementara itu, Wakil Pengageng Sasana Wilapa, KP Winarno Kusumo mengatakan pembagian tersebut memiliki arti agar manusia mengikhlaskan amal perbuatannya untuk mencapai kebahagiaan hakiki.
“Orang kalau sudah ngamal berarti dia sudah bersih dari segala kepentingan duniawi. Semua ditujukan untuk mendapat kebahagiaan di akhirat,” tutur Winarno.
“Tigan (telur) sendiri berasal dari kata tiga. Artinya selama hidup kita melalui tiga tahap, yaitu lahir, lakon (hidup), layon (mati). Kehidupan kita harus kita manfaatkan untuk bekal sebelum mati,” imbuhnya. (Ajie Najmuddin/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua