Universitas Islam Jember Yakin Jadi Perguruan Tinggi Bonafid
NU Online · Jumat, 26 Desember 2014 | 04:00 WIB
Jember, NU Online
Ketua Yayasan Pendidkan Nahdaltul Ulama (YPNU) Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin menyatakan keyakinannya bahwa Universitas Islam Jember (UIJ) akan menjadi perguruan tinggi bonafid sekaligus kebanggaan warga NU.
<>
Sebab, UIJ telah lama melakukan upaya-upaya peningakatan sarana dan prasarana serta pembangunan kualitas Sumber daya manusia (SDM). “Kami yakin itu asalkan mendapat ridla dan dukungan dari segenap lapisan warga NU,” ucapnya di sela-sela acara wisuda mahasiswa S1 UIJ di New Sari Utama, Jember kemarin (24/12).
Menurut Gus A’ab, sapaan akrabnya, saat ini UIJ terus berbenah baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Salah satu cotohnya adalah pengiriman dosen-dosen untuk menempuh S2 dan S3 di berbagai perguruan tinggi ternama, dan yang terbaru adalah pertukaran mahasiswa UIJ dengan Majelis Agama Islam Pattani (MAIP), Thailand selatan.
Ia mengatakan, antara UIJ dan warga NU adalah dua hal yang harus saling melengkapi. “UIJ butuh dukungan warga NU. Warga NU juga butuh lembaga pendidikan yang punya visi tentang pengembangan Ahlussunnah wal Jama’ah. Sehingga anak-anak NU paham betul soal ke-NU-an tanpa harus mengabaikan disiplin ilmu-ilmu yang lain. Dan itu adanya di UIJ,” jelasnya.
Acara wisuda UIJ kali ini diikuti ratusan mahasiswa. Beberapa diantaranya adalah tokoh publik. Misalnya adalah pimpinan Bank BTN Cabang Jember, Iwan Suherlan, Abdul Azis (anggota DPRD Jember), dua kakak beradik anggota TNI, Pelda Purnomo (anggota Kodim 0834 Jember) dan Serma Yagni Pramono (anggota Divisi II Kostrad Malang dan sejumlah polisi. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua