Wabup Probolinggo: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
NU Online · Senin, 24 Oktober 2016 | 21:07 WIB
Semangat santri masa kini harus mampu menguasai ilmu agama dan teklonogi. Hal ini penting dilakukan agar santri tidak mudah dibodohi dan mampu memiliki bekal ketrampilan.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo H Ahmad Timbul Prihanjoko dalam kegiatan dzikir dan sholawat yang digelar oleh Pemkab Probolinggo bekerja sama dengan Pengurus Cabang LDNU Kota Kraksaan di Lapangan Kecamatan Pajarakan, Sabtu (22/10) malam.
"Marilah para santri yang ada di Kabupaten Probolinggo bersama-sama memberikan kontribusi yang positif demi mendukung program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Probolinggo," katanya.
Menurut Timbul, seorang santri harus selalu mengedepankan akhlak dan kejujuran dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sebab santri itu adalah bagian dari harapan masa depan bangsa Indonesia.
"Sebagai seorang santri, marilah dalam setiap gerak langkah kaki kita, khususnya dalam kehidupan sehari-hari senantiasa bercermin kepada Hadratus Syaikh KH Hasyim Ashari. Sebab beliaulah yang telah mencetuskan Resolusi Jihad demi perjuangan santri," katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan teatrikal perjuangan santri dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Dimana para santri dengan gigihnya berjuang melawan penjajah lewat Resolusi Jihad.
Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2016 ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus PCNU Kota Kraksaan hingga tingkat Ranting, baik lembaga maupun badan otonom. Dzikir dan sholawat ini diikuti oleh ribuan santri dari berbagai daerah di Kabupaten Probolinggo. (Syamsul Akbar/Fathoni)
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
6
Akhir Perang AS-Israel Versus Iran
Terkini
Lihat Semua