Abu Nawas Dapat Tugas Mengambil Mahkota dari Surga
NU Online · Jumat, 7 Agustus 2020 | 08:30 WIB
Baginda Raja tetiba menginginkan mahkota dari surga. Ia pun menantang Abu Nawas untuk mengambilnya. (Ilustrasi: reviversgalleria.com)
Patoni
Penulis
Baginda Raja Harun Ar-Rasyid kerap menguji sang cerdik cendekia, Abu Nawas dengan tantangan-tantangan yang mustahil dilakukan.
Tetapi di tangan Abu Nawas, tantangan-tantangan Baginda Raja bisa terselesaikan begitu saja sehingga makin membuat Raja penasaran untuk terus menguji Abu Nawas.
Kala itu, setiba di istana dari blusukannya di kampung-kampung, Baginda Raja tetiba menginginkan mahkota dari surga. Ia pun menantang Abu Nawas untuk mengambilnya.
“Tapi ada satu sarat untuk mengambil mahkota yang paduka maksud,” ucap Abu Nawas kepada Raja.
“Apa syarat itu?” tanya Baginda Raja.
"Baginda harus menyediakan pintu agar hamba bisa memasukinya," tutur Abu Nawas.
"Pintu apa?" tanya Baginda belum mengerti.
"Pintu alam akhirat, paduka," jawab Abu Nawas.
"Apa itu?" tanya Baginda ingin tahu.
"Kiamat, wahai Paduka yang mulia,” jelas Abu Nawas, Baginda Raja terdiam.
Abu Nawas melanjutkan: “Karena masing-masing alam mempunyai pintu. Pintu alam dunia adalah liang peranakan ibu. Pintu alam barzah adalah kematian, dan pintu alam akhirat adalah kiamat.”
"Masihkah Baginda menginginkan mahkota dari surga?" Abu Nawas kembali bertanya. Baginda Raja tidak menjawab. Akhirnya, Abu Nawas undur diri dari istana. (Fathoni)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
5
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
6
Puncak Kemarau Tiba, Ancaman Karhutla hingga Kebakaran Sampah Diprediksi Meningkat
Terkini
Lihat Semua