Gus Dur dan Gus Mus sedang mengobrol berdua ketika seseorang datang dengan wajah memelas. Orang itu mengadu dan berkeluh-kesah panjang-lebar kepada Gus Dur. Gus Mus tidak perlu menggunakan kecerdasannya untuk menandai bahwa segala omongan orang itu bohong belaka.
Maka Gus Mus pun jadi kaget sendiri ketika ujung-ujungnya orang memelas itu minta uang. Gus Dur tanpa ragu-ragu serta-merta memenuhinya dan memberikan uang dalam jumlah yang cukup banyak.
"Kok dikasih to, Gus?" Gus Mus menggugat setelah orang itu berlalu, "wong omongan dia jelas-jelas bohongnya gitu kok!"
"Justru karena bohong itu, perlu dikasih", Gus Dur berkata ringan, "Dia nekad bohong itu 'kan sangking butuhnya. Kalau tidak bohong berarti tidak terlalu butuh."
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua