Pada saat mengisi acara tasyakuran walimatus safar di rumah jamaah calon haji, Harun, Kiai Siraj mengategorikan orang naik haji menjadi tiga. Pertama, haji karena kemampuan dan biaya diri sendiri. Maka haji semacam ini disebut Haji Nishab.<>
Kedua, berangkat haji karena biaya keluarganya. "Yah seperti saya dulu," kata Kiai Siraj. "Saya haji dibiayai orangtua saya. Maka haji semacam ini disebut Haji Nasab."
"Terakhir nih, seperti Bapak Harun. Beliau kan berangkat atas biaya kantornya yang sebelumnya diundi dulu dari sekian ratus karyawan. Maka haji yang demikian ini disebut Haji Nasib."
Para jama’ah pun tertawa terpingkal-pingkal. (Ahmad Rosyidi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua