Pada saat mengisi acara tasyakuran walimatus safar di rumah jamaah calon haji, Harun, Kiai Siraj mengategorikan orang naik haji menjadi tiga. Pertama, haji karena kemampuan dan biaya diri sendiri. Maka haji semacam ini disebut Haji Nishab.<>
Kedua, berangkat haji karena biaya keluarganya. "Yah seperti saya dulu," kata Kiai Siraj. "Saya haji dibiayai orangtua saya. Maka haji semacam ini disebut Haji Nasab."
"Terakhir nih, seperti Bapak Harun. Beliau kan berangkat atas biaya kantornya yang sebelumnya diundi dulu dari sekian ratus karyawan. Maka haji yang demikian ini disebut Haji Nasib."
Para jama’ah pun tertawa terpingkal-pingkal. (Ahmad Rosyidi)
Terpopuler
1
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
2
Bijak Menyikapi Tahlilan dan Sedekah untuk Mayit di Tengah Ekonomi Sulit
3
Gus Kikin: Hubungan Indonesia-Palestina Terjalin Panjang Sejak Perjuangan KH Hasyim Asy’ari
4
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
5
25 Kader Pasukan Inti Taiwan Dibaiat, Gus Nabil: Bersiaplah Menjadi Ksatria Khidmah
6
404 Wisudan Lulusan Unusia Diharapkan Siap Hadapi Dunia Kerja
Terkini
Lihat Semua