Pojok Gus Dur, ruang peninggalan almarhum Gus Dur berisi beragam keleksi mantan Presiden RI ke-4, dikunjungi banyak orang dari pelbagai kalangan.
Dari Wakil Presiden Boediono, sastrawan Danarto, Gus Mus, hingga pengurus NU tingkat ranting, pernah berkunjung di sana.
<>Dari orang yang mengenakan jas lengkap dengan dasi, hingga orang bersarung yang bersandal jepit, pernah tengok-tengok buku-buku yang tersimpan di sana.
Suatu hari, rombongan NU dari Tasikmalaya datang ke PBNU. Selain ketemu pengurus besar, mereka juga dengan riang mengunjungi Pojok Gus Dur yang ada di lantai satu.
“Mana bolongannya? Kotak amal kok gak ada bolongannya?” tiba-tiba lelaki setengah baya bertanya, setengah teriak.
“Itu bukan kotak amal, Pak? Moso Gus Dur dijadikan nama kotak amal? Kata anak muda yang nungguin Pojok Gus Dur. Duit berwarna biru dari pengurus NU Tasikmalaya masuk kantong lagi. (Sahal)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua