Menjelang pelaksanaan shalat idul fitri, seorang sesepuh yang ditunjuk sebagai imam dan khotib, menyampaikan beberapa penjelasan atau semacam tips terkait shalat id.<>
Saudara-saudara, pelaksanaan shalat id itu memiliki sedikit perbedaan dengan shalat pada umumnya. Pertama, pada rakaat awal, sebelum imam membaca fatihah, dilakukan takbir tujuh kali, dan diantara takbir satu dengan yang lain dibacakan tasbih. Kedua, pada rakaat kedua dilakukan hal yang sama tapi jumlahnya lima kali. Paham??"
Para jamaah pun serentak berucap, "Paham.."
Maka dilaksanakanlah shalat id. Ternyata sang imam sama sekali tidak melaksanakan takbir 7x dan 5x. Mungkin ia lupa.
Selesai salam, para jamaah pun kasak kusuk. Konsentrasi mereka terpecah karena teringat pesan sang imam, tapi justru ia tidak melaksanakannya.
Suasana khotbah pun tidak kondusif, karena sebagian jamaah masih terus membahas masalah takbir.
Begitu selesai khotbah, sebagian jamaah segera menuju ke sekitar mimbar guna bertanya tentang masalah takbir.
Bertanyalah salah seorang jamaah: “Pak Kiai, tadi Bapak pesan supaya para jamaah ikut bertakbir 7x dan 5x. dlm shalat id. Lha kok Anda malah tidak melakukannya sama sekali.”
Ia bertanya balik, "Lho, begitu yang terjadi tadi?" Serentak para jamaah menjawab, "Ya!!!!!"
"Begitulah saudara-saudara orang kalau sudah tua, barusan memberi pesan, lha kok malah lupa dengan pesannya sendiri. Yo sepurane rek.....! (Maafin yaaa)." (Muhammad Nuh)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua