Humor

Sobung

NU Online  Ā·  Senin, 16 September 2013 | 22:31 WIB

Suatu hari, rombongan asal Kudus berziarah ke makam Mbah Kholil Bangkalan Madura. Ketika turun dari bus pada tengah malam, diantara mereka tidak langsung berziarah ke makam itu melainkan masuk ke sebuah warung nasi.<>

ā€œBu, nasi ada ya, menunya apa?ā€ kata salah seorang peziarah Marno memesan nasi pada penjaga warung.

ā€œWah maaf mas, nasinya Ā sobung,ā€ jawab ibu penjual dengan bahasa Madura asli.

ā€œNggih sop bong tidak apa-apa, saya suka kok bu,ā€ sahut Marno sambil duduk.

ā€œSobung mas, sobung,ā€ jawab ibu penjual nasi lagi

ā€œYa bu, sop bong,ā€ ujar Marno lagi.

Si penjual terbengong meilhat Marno dan kawannya masih menunggu. Ā Dalam hati MarnoĀ  juga bertanya-tanya, kenapa tidak segera dilayani nasi.

ā€œMas, nasinya habis jadi tidak bisa melayani,ā€ jawab suami pemilik warung memberikan penjelasan.

ā€œKok gak bilang dari tadi pak, malah si Ibu tadi nawari nasi Sop Bong?ā€tanya Marno.

ā€œIbu tadi bilang sobung mas. dalam bahasa sini (Madura) itu artinya habis,ā€ jawab bapak tadi.

ā€œOalah, saya kira nasi sobung itu nasi dengan sayur sop bong (bambu muda). Nggih mpun pareng,ā€gerutu Marno pamit sambil keluar warung. (Qomarul Adib)

Ā 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang