Muhammad Faizin
Kontributor
Suatu saat, Rahman melihat Amin membawa bendera dengan kepala diikat kain hitam. Karena penasaran, Rahman pun bertanya pada Amin.
Rahman: Mau kemana, Min?
Amin: Mau demo menegakkan keadilan. Undang-undang yang disahkan merugikan rakyat kecil.
Rahman: Kok bisa. Bukannya undang-undang dibuat untuk membuat seluruh masyarakat sejahtera?
Amin: Seharusnya seperti itu. Tapi aku baca di media sosial undang-undang ini sangat merugikan. Makanya aku mau aksi demo.
Rahman: Mending gabung sama aku saja, Min. Ikut Undang-undang yang menyejahterakan semuanya.
Amin: Undang-undang apa itu?
Rahman: Undang-undang Kenduri (mengundang selametan).
(Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua