Muhammad Faizin
Kontributor
Suatu saat, Rahman melihat Amin membawa bendera dengan kepala diikat kain hitam. Karena penasaran, Rahman pun bertanya pada Amin.
Rahman: Mau kemana, Min?
Amin: Mau demo menegakkan keadilan. Undang-undang yang disahkan merugikan rakyat kecil.
Rahman: Kok bisa. Bukannya undang-undang dibuat untuk membuat seluruh masyarakat sejahtera?
Amin: Seharusnya seperti itu. Tapi aku baca di media sosial undang-undang ini sangat merugikan. Makanya aku mau aksi demo.
Rahman: Mending gabung sama aku saja, Min. Ikut Undang-undang yang menyejahterakan semuanya.
Amin: Undang-undang apa itu?
Rahman: Undang-undang Kenduri (mengundang selametan).
(Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua