Al-Azhar Kecam Campur Tangan Hezbollah di Suriah
NU Online · Kamis, 13 Juni 2013 | 16:03 WIB
Jakarta, NU Online
Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Al-Thayyib mengecam sikap campur tangan Hezbollah dalam permasalahan Suriah. Campur tangan milisi Syiah asal Lebanon itu dinilai Al-Thayyib menambah kekeruhan dan pertumpahan di Suriah.<>
Dalam keterangan Grand Syekh yang dilansir oleh kantor berita Aljazeera (12/6), dikatakan bahwa campur tangan Hezbollah juga mengoyak tatanan nasional Suriah dan bahkan kawasan negara-negara Syam (Lebanon, Suriah, Palestina dan Jordan) dan kawasan Timur Tengah secara umum.
Ditambahkan Al-Thayyib, sekarang Suriah bukan lagi menjadi panggung perlawanan kaum revolusi melawan rezim Assad yang telah berpuluh-puluh tahun berkuasa di Suriah, tetapi telah berubah menjadi panggung perang antara Sunni dan Syiah.
Perang antara Sunni dan Syiah di Suriah itu kian mengemuka karena rezim Assad berlatar belakang madzhab Alawiyyah yang dekat dengan Syiah Nushairiyyah, juga setelah ikut masuknya milisi bersenjata Syiah dari beberapa negara semisal Iran, Lebanon dan Irak. Milisi itu bergabung mendukung rezim Assad.
Al-Thayyib juga menyayangkan sikap Hezbollah. Dulu Hezbollah sangat lantang menentang keberadaan rezim Zionis Israel, dan sangat bersemangat untuk memeranginya. Tetapi kini, semangat perang itu justru ditumpahkan untuk memerangi sesama kaum Muslim sendiri di Suriah yang berbeda mazhab.
"Jalan menuju pembebasan Jerusalem (Al-Quds) tidak melalui perang di Al-Qushair dan Hams (di Suriah)," kecam Al-Thayyib.
Sebelumnya, media-media Timur Tengah dan media-media internasional lainnya ramai memberitakan penyerangan milisi Hezbollah terhadap kota kecil Al-Qushair. Di sana, Hezbollah bukan hanya memerangi pasukan revolusi yang disebut mereka sebagai "pemberontak", tetapi juga membunuh dan membantai rakyat sipil.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua