Dewan Fatwa Mesir: Boleh Makan setelah Imsak
NU Online · Kamis, 11 Juli 2013 | 20:10 WIB
Jakarta, NU Online
Dewan Fatwa Mesir pada Kamis (11/7) menyatakan bolehnya makan dan minum setelah pengumuman imsak sampai beberapa saat sebelum adzan subuh berkumandang. Demikian dilansir surat kabar Mesir al-Muhiith (11/7).<>
Peringatan imsak biasanya diumumkan lima belas menit sebelum waktu subuh tiba. Waktu imsak itu diumumkan sebagai peringatan untuk jika waktu subuh akan segera datang, dan bagi umat Muslim yang menjalankan puasa hendaknya bersiap-siap.
Dengan demikian, tegas Dewan Fatwa Mesir, bukan berarti waktu imsak adalah awal mula waktu berpuasa, melainkan sebagai peringatan jika waktu subuh yang juga awal mula waktu puasa akan segera tiba.
Untuk itulah, jarak antara waktu imsak dengan waktu subuh merupakan waktu yang masih diperbolehkan bagi setiap Muslim yang hendak berpuasa untuk makan dan minum.
Dewan Fatwa Mesir juga mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, bahwa Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk makan dan minum sampai Ibnu Ummu Maktum mengumandangkan adzan shubuh.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
5
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
6
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
Terkini
Lihat Semua