Jakarta, NU Online
Rabu (12/6) kemarin merupakan hari terakhir masa kampanye pemilihan presiden di Iran. Enam kandidat presiden Iran yang tersisa dalam persaingan menghabiskan hari terakhirnya untuk menggalang dukungan dari para pemilih sebelum pilpres dilgelar pada hari Jum'at (14/6) hari ini. Demikian dilansir kantor berita Alarabiya.<>
Keenam nama kandidat presiden Iran itu adalah Mohammad Gharazi, Said Jalili, Mohammad Bagher Qalibaf, Ali Akbar Velajati, Hasan Rowhani dan Mohsen Rezaei. Sebelumnya, terdapat delapan nama kandidat, namun dua kandidat yaitu Gholam Ali Haddad Adel dan Mohammad Reza Aref menyatakan mundur.
Pemilihan presiden Iran kali ini merupakan pemilihan yang ke-11 sejak zaman revolusi Islam negara itu tahun 1979 silam.
Pemimpin spiritual Iran Ayatullah Ali Khemenei menyerukan seluruh rakyat Iran untuk ikut serta memberikan hak suara mereka dalam pemilihan presiden ini.
Dari keenam kandidat itu, hanya ada satu kandidat yang berasal dari kalangan reformis, yaitu Hasan Rowhani. Sementara, kelima kandidat lainnya, merupakan orang-orang dari kubu konservatif.
Dua kandidat yang mundur sebelumnya, Gholam Ali Haddad Adel dan Mohammad Reza Arif, menyatakan dukungannya kepada Rowhani yang reformis.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua