Israel Rubuhkan Salah Satu Sudut Masjid Al-Aqsha
NU Online · Jumat, 21 Juni 2013 | 05:56 WIB
Jakarta, NU Online
Kepala Badan Wakaf Masjid Al-Aqsha Adel Ahmed Bassih mengatakan, pemerintahan Israel merubuhkan salah satu sudut Masjid Al-Aqsha untuk membangun pos keamanan. Demikian dilansir situs Mafkarah al-Islam (20/6).<>
"Pihak pemerintahan Israel telah merubuhkan salah satu sudut Masjid Al-Aqsha di bagian Kawasan Barat untuk membangun pos keamanan masuk wilayah masjid," kata Bassih.
Dikatakannya, pemerintahan Israel juga menerapkan aturan pengkhususan jam kunjungan dan ziarah ke masjid bersejarah tersebut. Pemerintahan Israel menetapkan waktu antara jam 9 sampai 11 siang sebagai waktu khusus untuk para penduduk Yahudi yang hendak melewati dan mengunjungi kompleks Al-Aqsha, serta melarang penduduk Arab-Muslim untuk memasukinya.
Selain itu, lanjut Bassih, pemerintahan Israel juga melarang adanya unit mobil pemadam kebakaran di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsha.
Beberapa kebijakan kontroversial tersebut ditetapkan pemerintahan Israel beriringan dengan terusnya aktivitas penggalian area bawah tanah kompleks Masjid Al-Aqsha.
Pihak Israel beranggapan, bahwa di kompleks itulah dahulu Kuil Suci Nabi Sulaiman dibangun.
Penulis: Ahmad Sifa
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua