Jamaah Haji Mulai Bergerak dari Madinah ke Makkah Ahad Besok
NU Online · Sabtu, 11 Juni 2022 | 14:30 WIB
Jakarta, NU Online
Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M akan memasuki fase keberangkatan jamaah haji dari Madinah ke Makkah. Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin mengatakan, setelah menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi dan rangkaian kegiatan lainnya, jamaah pada 12 Juni 2022 secara bertahap akan mulai diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah.
“Rencana keberangkatan jamaah dari Madinah menuju Makkah, insya Allah akan dimulai pada 12 Juni 2022 atau bertepatan 12 Zulqa’dah 1443 H. Ada dua kloter yang akan diberangkatkan, kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1) dan Jakarta – Pondok Gede (JKG 1),” terang Akhmad Fauzin saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (11/6/2022).
“Dari Madinah, jamaah akan melaksanakan umrah wajib dengan mengambil miqat di Zulhulaifah atau yang lazim disebut dengan nama Bir Ali atau Abyar Ali,” ujarnya dalam rilis yang diterima NU Online Sabtu (11/6).
Sehubungan itu, Kemenag mengimbau jamaah dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk lebih memahami manasik. Caranya, bisa berkonsultasi dengan petugas pembimbing ibadah, baik yang di kloter atau di daker.
Baca Juga
Ini Sebab Jamaah Haji Harus Bayar Dam
Kemenag juga mengimbau jamaah untuk istirahat yang cukup menjelang keberangkatan, sehingga dapat melaksanakan umrah dengan sebaik-baiknya.
“PPIH sudah menyiapkan bus antar kota perhajian yang telah dilengkapi dengan GPS Trackers. Seluruh supir juga telah diberikan orientasi. Setiap bus yang mengangkut jamaah haji dari Madinah harus berhenti di Bir Ali untuk mengantarkan jamaah mengawali miqat,” tegas Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag ini.
Sampai dengan saat ini, lanjut Fauzin, ada 17.612 jamaah yang sudah tiba di Madinah. Hari ini, akan kembali diberangkatkan 3.259 jamaah yang terbagi dalam 8 kloter dari lima embarkasi. Tiga kloter (1.196 jamaah) berangkat dari embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG), dua kloter (900 orang) dari Embarkasi Surabaya (SUB), serta masing-masing satu kloter dari embarkasi Jakarta – Bekasi atau JKS (410 orang), Medan atau MES (393 orang), dan Solo atau SOC (360 orang).
Fauzin menambahkan, PPIH Pusat mencatat sampai dengan tujuh hari operasional keberangkatan, ada 15 jamaah yang sakit, 13 di antaranya dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah dan 2 orang dirawat di RSAS Madinah.
“Hari ini kami informasikan juga bahwa ada satu lagi jamaah yang wafat, atas nama Bangun Lubis Wahid, dalam usia 59 tahun. Almarhum wafat di Madinah dan berasal dari kloter empat Embarkasi Padang atau PDG 4. Sehingga per hari ini jumlah jamaah yang wafat sebanyak 2 orang,” tandasnya.
Editor: Musthofa Asrori
Baca Juga
Doa Melepas Keberangkatan Jamaah Haji
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua