Kementerian Agama Malaysia Pelajari Pengelolaan Wakaf dari NU
NU Online Ā· Rabu, 7 November 2012 | 01:12 WIB
Jakarta, NU Online
Sedikitnya dua puluh orang dari pemerintahan Malaysia mengunjungi kantor PBNU, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Selasa (6/11) petang. Mereka bermaksud ingin mengenal NU, terutama pengelolaan NU terhadap aset wakaf.<>
āKami ingin mengenal NU lebih dekat sebagai entitas utama penggerak pertahanan aset muslim,ā kata Datuk H Anan bin Muhamad, kepala rombongan setelah memperkenalkan seluruh anggota rombongannya di lantai lima gedung PBNU.
Mereka disambut oleh jajaran pengurus besar NU. Tampak hadir menyambut tamu H Ahmad Fayumi, ketua LWFNU dan H Amir Makruf, direktur LAZISNU.
Dalam kesempatan itu, KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU menceritakan singkat pembentukan NU dan dinamikanya hingga saat ini. Sementara, Marsudi Syuhud, Sekjen PBNU memaparkan aset yang dimiliki NU berikut cara pengelolaannya.
āSebanyak 21.023 pesantren berdiri dalam bentuk wakaf. Semua dikelola oleh para kiai di tingkat pedesaan,ā kata Marsudi di hadapan tamu kunjungan yang kebanyakan berasal dari kementrian agama pemerintahan Malaysia.
Perwakafan NU cukup terbuka, kata Marsudi menjawab seorang tamu yang bertanya. Buktinya, NU memiliki kantor PCINU di Malaysia. Selain di Malaysia, kantor PCINU juga banyak tersebar di sejumlah benua, Asia, Afrika, Eropa, Amerika. Semua aset tersebut berbentuk wakaf.
Selain kantor pengurus NU, aset NU juga mengambil bentuk masjid, sekolah, rumah sakit, dan universitas. Semua aset tersebut dikelola oleh pengurus NU mulai dari tingkat ranting sampai PBNU. Masing-masing tingkat pengurus, sudah mengerti dengan sendirinya akan tanggung jawab pemeliharaan aset tersebut, tandasnya.
Redaktur Ā : A. Khoirul Ananm
Penulis Ā Ā : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
2
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
3
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
6
Pelatihan Manajemen Bencana NU Care-LAZISNU Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Relawan
Terkini
Lihat Semua