Rangkaian Harlah Ke-102 NU di Tunisia: Ziarah Makam Ulama hingga Bahtsul Masail
NU Online · Senin, 20 Januari 2025 | 11:00 WIB
Tunisia, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tunisia memulai rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU dengan ziarah ke makam ulama, Syekh Muhammad Tahir bin Asyur pada Rabu (15/01/2025). Acara ini dihadiri ratusan warga Nahdliyyin yang bermukim di Tunisia.
Kegiatan diawali dengan membersihkan area makam dan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi. Selain itu, para peserta membaca kitab Maqashid Syariah di makam Syekh Muhammad Tahir bin Asyur.
Ketua Panitia Harlah Ke-102 NU Hilmi Juandika menyampaikan bahwa persiapan acara telah dilakukan secara matang melalui koordinasi antara panitia, jajaran syuriyah, dan tanfidziyah PCINU Tunisia beberapa minggu sebelumnya.
“Semarak peringatan Harlah Ke-102 NU sudah sangat matang. Semua jajaran pengurus, lembaga-lembaga, dan badan otonom bergerak aktif untuk menyukseskan acara ini,” katanya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Hilmi juga menjelaskan rangkaian kegiatan Harlah Ke-102 NU, yang dimulai dengan ziarah ke makam Syekh Muhammad Tahir bin Asyur, dilanjutkan dengan Ijazah Kubro Tarekat Syadziliyah di petilasan Imam Abul Hasan al-Syadzili. Selain itu, akan digelar lomba karya tulis ilmiah, turnamen futsal, hingga bahtsul masail.
“Seluruh rangkaian Harlah ini bertujuan mencetak kader NU di Tunisia menjadi intelektual yang mampu meneruskan perjuangan para tokoh pendahulu,” pungkas Hilmi.
Puncak perayaan Harlah NU ke-102 akan diisi dengan peluncuran Jurnal Khittah dan kuliah umum oleh Prof Dzuhair Dzawadi, seorang pemikir kontemporer asal Tunisia.
Ketua Tanfidziyah PCINU Tunisia Muhammad Yusril Muna menuturkan bahwa peringatan Harlah Ke-102 NU ini menjadi momentum perekat solidaritas antar warga Nahdliyyin di Tunisia. Ia berharap momen ini dapat semakin memperkuat semangat berkhidmat di lingkungan jam’iyah.
“NU berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di dunia tidak terlepas dari visi peradaban. Melalui perayaan Harlah NU ini, para kader NU seharusnya mampu menyelami dan melanjutkan kontribusi para kiai NU dengan menghadirkan angin segar serta gagasan besar bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua