Siarkan Tayangan Anti-Islam, Televisi Belgia Dikecam
NU Online Ā· Selasa, 1 Mei 2012 | 20:29 WIB
Brussel, NU Online
Gerakan Islamofobia terus berlangsung di Bara. Terkini dari Belgia, Program "Today Isues" yang disiarkan saluran televisi berbahasa Prancis di negara itu menampilkan sejumlah opini dan ide anti-Islam.<>
Komunitas muslim Belgia yang mengetahui tayangan itu protes keras. Kecaman juga muncul dari sejumlah politisi Belgia.
Wali Kota Saint Jans Molenbeek, Phillipe Moureaux, mengatakan program ini selalu berusaha menyebarkan pandangan negatif tentang Islam. "Memiliki saluran televisi nasional yang menayangkan topik rasial dan Islamofoboa tidak dapat diterima," komentar dia seperti dikutip abna.ir, Selasa (1/5).
Ia menilai program ini tidak menyebutkan satu hal positif pun tentang Islam. Masyarakat dijejali informasi negatif dalam opini yang vulgar dan tidak bertanggung jawab. "Tayangan yang ada bertujuan untuk menyebarkan pandangan negatif tentang Islam dengan mengatasnamakan opini publik," ucapnya.
Mahinur Ozdemir, seorang anggota parlemen Belgia di Brussels menilai program ini mencerminkan adanya pelanggaran prinsip dari kebebasan berekspresi. Tak hanya itu, kode etik juga dilanggar oleh stasiun televisi tersebut saat menayangkan informasi tentang masalah rasial.
Seperti tetangganya Prancis, Belgia menjalankan kebijakan diskriminasi terhadap muslim. Kondisi itu kian memperkuat Islamophobia di negara tersebut. Kasus pembakaran masjid merupakan contoh konret betapa rentannya muslim Belgia terhadap serangan dari kelompok anti-Islam
Ā
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua