Swiss Hanya Hukum Kerja Sosial 25 Hari Pengikut ISIS
NU Online · Jumat, 12 Desember 2014 | 19:00 WIB
Jenewa, NU Online
Swiss hanya menyuruh seorang warga negaranya yang menjadi aktivis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan kembali ke negerinya, untuk kerja sosial selama 600 jam (25 hari) dan tidak mengirimkannya ke penjara.
<>
Ini adalah hukuman pertama yang dijatuhkan pengadilan Swiss kepada warga negara yang menjadi laskar ISIS.
Jaksa Agung Swiss Michael Lauber memutuskan hukuman itu efektif berlaku sejak pekan ini.
Aktivis berusia 30 tahun yang sebelumnya masuk Islam dan berasal dari kanton Vaud, telah pergi ke Suriah akhir tahun lalu untuk bergabung dengan ISIS.
Pria yang tidak disebutkan namanya itu berkata kepada televisi Swiss bahwa dia diindoktrinasi melalui Internet.
"Saya baru memeluk Islam. Video-video yang saya saksikan dan diskusikan secara online membuat saya seperti harus pergi ke sana," kata dia.
Setelah dua pekan berada di kamp ISIS, dia malah dipenjarakan oleh kelompok militan itu selama 54 hari.
Pria yang kooperatif dengan pihak berwenang dan mengaku telah memutuskan semua pertalian dengan ISIS, telah dihukum menurut UU Swiss yakni ambil bagian dalam organisasi kriminal serta hukum militer karena berperang demi tentara asing.
Ketika ditanya soal hukuman ringan kepada terdakwa, Jaksa Agung Lauber menegaskan bahwa hukuman kerja sosial itu sudah setimpal. Dia menegaskan kualitas lingkungan tergantung pada jenis atau tingkat kejahatan, demikian AFP. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua