Warga Spanyol Berbondong-bondong Masuk Islam?
NU Online · Kamis, 12 Mei 2016 | 01:00 WIB
Direktur Yayasan Masjid Granada Bashie Castineira mengatakan bahwa meski umat muslim di Spanyol sedikit, namun Islam di sana terus berkembang.
“Ada dua persen dan itu tumbuh dengan sangat cepat karena banyak orang yang membaca syahadat dan masuk Islam,” ujar Bashir kepada NU Online di Jakarta, Selasa (10/5) malam.
Ia menjelaskan bahwa dalam sebulan ada dua sampai tiga orang megucapkan syahadat untuk masuk Islam di masjid yang ia pimpin tersebut. “Sekarang ada dua ratus ribu muslim di seluruh negara (Spanyol),” tegasnya.
Di Spanyol, lanjut Bashir, ada dua masjid besar yaitu di Granada, Cordoba, dan Sevilla. Ia bersama-sama muslim lainnya juga akan terus membangun masjid di tempat-tenpat lainnya.
Laki-laki yang mahir berbahasa Inggris tersebut yakin bahwa Islam akan bangkit dan menjadi besar lagi seperti dulu di Spanyol.
“(Istana Al Hambra dan Masjid Cordoba) mengingatkan kita bahwa Islam akan kembali (ke Spanyol) sedikit demi sedikit dengan damai,” ungkap laki-laki yang memiliki bewok lebat tersebut.
Lebih lanjut, ia yakin bahwa Islam adalah ajaran yang sangat moderat, jadi yang tidak moderat itu bukanlah Islam. “Para ekstremis itu bukan Islam,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat potensial untuk membantu perkembangan Islam di Spanyol. (Muchlishon Rochmat/Mahbib)
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua