GP Ansor Jakut Gelar Nobar Film Lyora, Ajak Warga Bangun Empati kepada Pejuang Garis Dua
NU Online · Jumat, 15 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Jakarta Utara, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Jakarta Utara mengadakan nonton bareng (Nobar) film Lyora sebagai bentuk dukungan moral dan edukasi kepada masyarakat tentang isu infertilitas, sekaligus mendorong lahirnya empati sosial.
Film Lyora hadir sebagai karya yang merangkul erat para pejuang garis dua, sebutan bagi pasangan yang sedang berjuang memperoleh keturunan. Dalam cerita yang menyentuh hati, Lyora menyampaikan sejumlah pesan penting.
"Infertilitas bukanlah aib, melainkan penyakit. Karena penyakit, dapat diupayakan solusinya, maka perlu mencari perawatan dan dukungan medis," ujar Panitia Penyelenggara Nobar Sufyan Hadi, sebagaimana dikutip NU Online Jakarta.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mencatat 1 dari 6 orang di dunia mengalami masalah infertilitas. Infertilitas tidak hanya dialami perempuan, laki-laki juga dapat mengalaminya sehingga stigma dan penghakiman mandul harus dihentikan.
"Kasusnya merata, baik di kota maupun desa, dan dialami semua lapisan ekonomi," ujar Sufyan.
Oleh karena itu, perlu dukungan kebijakan publik. Pemerintah harus memberi perhatian lebih dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan reproduksi melalui BPJS.
"Selalu ada harapan. Setiap perjuangan layak diiringi keyakinan dan doa bahwa jalan keluar akan ditemukan," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua