Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan Pramuka Ma’arif NU Jateng 2025 Resmi Dibuka
NU Online · Rabu, 17 Desember 2025 | 07:00 WIB
Semarang, NU Online Jateng –
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, (Gus Rozin) membuka secara resmi Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan Tahun 2025 yang diselenggarakan SAKOMA Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Candra Birawa, Semarang, Senin (15/12/2025).
Pembukaan kemah ditandai dengan pelepasan 15 ekor burung dara sebagai simbol perdamaian.
Dalam sambutannya, Gus Rozin menaruh harapan besar kepada para peserta agar Pramuka Ma’arif NU siap menjadi pandu bangsa dalam berbagai situasi dan tantangan zaman.
Menurutnya, kemah ini menjadi ruang strategis untuk menanamkan kesadaran sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga perdamaian, baik terhadap sesama manusia maupun lingkungan sekitar, dengan berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Nilai-nilai itu tidak hadir secara tiba-tiba, tetapi perlu dipupuk dan ditanamkan sejak di gugus depan hingga kegiatan perkemahan seperti ini,” tegas Gus Rozin.
Ia juga menekankan pentingnya sikap bijak generasi muda dalam menghadapi arus digitalisasi global.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital secara positif dapat menjadi sarana untuk merawat dan menguatkan nilai-nilai kepramukaan dalam menyiapkan generasi emas Indonesia di masa depan.
Sebelum upacara pembukaan, panitia menyampaikan laporan kegiatan yang diwakili Ketua Majelis Pembimbing SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani. Sementara itu, ucapan selamat datang disampaikan oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Prof Slamet Budi Prayitno.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua