Rais Syuriyah PWNU Jateng Tekankan Pentingnya Welas Asih dan Ukhuwah
NU Online · Ahad, 26 Juli 2026 | 16:00 WIB
Semarang, NU Online Jateng
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, periode 2026-2031 resmi dilantik di Masjid Nurul Hadi Al Hasyimi MWCNU Ungaran Timur, Sabtu (25/7/2026).
Pelantikan yang mengusung tema "Teguhkan Ukhuwah, Perkuat Khidmah MWCNU untuk Kemaslahatan Umat", tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meneguhkan komitmen pengurus dalam meningkatkan pelayanan kepada umat.
Dalam tausiyahnya, Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, mengajak seluruh pengurus MWCNU Ungaran Timur untuk senantiasa menumbuhkan rasa kasih sayang kepada sesama.
Menurutnya, orang yang memiliki welas asih kepada keluarga, sesama Muslim, maupun seluruh umat manusia akan memperoleh kasih sayang dari Allah swt dan para malaikat.
"Orang yang punya rasa welas dengan keluarga dan semua umat manusia, sesama muslim itu bakal diwelasi oleh Allah swt dan malaikat-malaikat di langit. Semoga kita semua bersama-sama masuk surga di akhirat," tuturnya.
Kiai Ubaidullah menegaskan bahwa kekuatan Nahdlatul Ulama di tingkat ranting/desa bertumpu pada eratnya silaturahmi dan kerukunan antarkader.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sumber keberkahan bagi organisasi, sementara kepengurusan di tingkat kabupaten, wilayah, hingga pusat memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda dalam menjalankan khidmah kepada NU.
Ia juga menilai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memikul amanah yang tidak ringan karena harus menghadapi berbagai tantangan dalam mengelola organisasi di tingkat nasional.
Oleh karena itu, ia berharap Muktamar NU yang akan digelar pada Agustus mendatang dapat berlangsung lancar serta menghasilkan program-program yang membawa kemaslahatan bagi umat.
"Para kiai yang di pusat atau Jakarta itu tugasnya berat, tekanannya juga besar. Semoga muktamar pada Agustus nanti lancar, aman, bisa menentukan program yang bermanfaat. Siapa pun ketuanya nanti harus melaksanakan tugas untuk mengurusi pendidikan, petani, badan otonom, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya," ujarnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua