Gusdurian: UIN KHAS Jember Satukan Kembali Gus Dur dengan KH Achmad Siddiq
NU Online · Ahad, 22 September 2024 | 10:04 WIB
Jember, NU Online
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menjadi tuan rumah Gus Dur Memorial Lecture pada Kamis (19/9/2024). Dalam acara ini, diluncurkan pula Gus Dur Corner yang letaknya berdekatan dengan Kiai Haji Achmad Siddiq Corner.
Koordinator Sekretariat Jaringan Gusdurian Jay Akhmad mengapresiasi UIN KHAS Jember sebagai satu-satunya lembaga yang menyatukan kembali KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan Kiai Achmad Siddiq.
Tentu saja kedua tokoh bangsa ini tidak bersatu secara fisik karena keduanya sudah wafat, tapi nama dan gagasannya dipersatukan, sama-sama menjadi trademark UIN KHAS Jember.
“Saya dapat informasi bahwa Gus Dur Corner ini bersandingan dengan Kiai Haji Ahmad Siddiq Corner,” ujarnya, dikutip NU Online Jatim.
Menurut Jay, 40 tahun yang lalu atau pada 1984, ketika digelar Muktamar NU di Situbondo, nama Gus Dur dan Kiai Achmad Siddiq bersanding dalam jabatan struktural NU. Kiai Achmad Siddiq terpilih sebagai Rais Aam PBNU, dan Gus Dur terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.
“Jadi memang, UIN KHAS Jember ini menyatukan kembali Rais Aam PBNU dengan Ketua Umum PBNU (KH Abdurahman Wahid),” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 UIN KHAS Jember Prof Khusna Amal mengatakan, peluncuran Gus Dur Corner ini dilakukan melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang.
“Kenapa UIN KHAS Jember memantapkan pilihan untuk membentuk Gus Dur Corner berdampingan dengan Kiai Haji Achmad Siddiq Corner? Tentu saja kita mempertimbangkan dan memperhitungkan sebagai tokoh yang sangat sangat istimewa,” urainya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua