NU Online Jombang,
Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Nasyrussanad dan Musyawarah Transformasi Pesantren, bertempat di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang pada Sabtu (12/6/2025).
KH Hodri Arif, Ketua RMI PBNU menyampaikan bahwa Nasyrussanad ini penting karena menjadi penyambung ruh antara keilmuan pesantren dengan Mbah Hasyim Asyari.
"Kegiatan Nasyrussanad ini penting sebab tujuan kita adalah menghubungkan tradisi keilmuan pesantren biar sambung ke Mbah Hasyim," ujarnya.
Nasyrussanad, lanjutnya, banyak menarik minat dari para pengasuh pesantren, puluhan delegasi dikirim dari berbagai pesantren di Indonesia untuk mengikuti kegiatan ini.
"Ada 50 calon mujaz yang mengikuti program ini," ucap dia.
Berdasarkan jadwal, peserta Nasyrussanad akan mengikuti kegiatan selama 2 minggu, dan akan fokus pada pembahasan tentang transformasi pesantren juga ada jalsah khusus untuk ngaji sanad.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua