Sekjen Kemnaker Nilai Sangat Layak Perubahan Status BLK ke BBPVP Makassar
NU Online · Selasa, 22 Februari 2022 | 20:45 WIB
Makasar, NU Online
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menilai transformasi status dari Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar menjadi Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar sudah sangat layak.
Menurut Sekjen Anwar, kelayakan tansformasi tersebut di antaranya karena melihat kebutuhan peningkatan SDM kompeten untuk wilayah Indonesia Timur.
"Kami melihat dari banyak hal pun Makassar ini sudah cukup untuk mengemban mandat yang lebih besar yang ada pada kondisi saat ini," ucap Sekjen Anwar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar, Selasa (22/2/2022).
Sekjen Anwar mengemukakan bahwa hingga kini sudah terdapat 6 BBPVP di seluruh Indonesia. Keenam balai besar tersebut berada di Medan, Serang, Bekasi, Bandung, Semarang, dan Makassar.
"Walaupun Makassar ini bungsu, tapi jangan berkecil hati. Bungsu hanya kebetulan saja lahirnya terakhir. Meskipun bungsu tidak berarti kalah dari aspek kualitas. Nah, Anda harus membuktikan kualitasnya bahwa dalam banyak hal tidak ketinggalan dengan yang lain. Harus kayak gitu," ucapnya.
Ia berharap, BBPVP Makassar cepat berbenah agar dapat mengejar ketertinggalan dari balai besar yang telah ada di daerah-daerah lain.
"Saya sangat berharap, mudah-mudahan BLK Makasar yang sudah menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar ini akan semakin maju, berkembang, dan jaya," ucapnya.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua