Begini Cara RSI Siti Hajar Sidoarjo Peringati Hari AIDS Sedunia
NU Online · Ahad, 1 Desember 2019 | 00:00 WIB
Pimpinan dan karyawan RSI Siti Hajar Sidoarjo membubuhkan cap lima jari yang telah dicelupkan ke dalam baskom berisi cat merah.
Moh Kholidun
Kontributor
Setiap pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas, mendapatkan bunga mawar dan stiker bertuliskan "RSI Siti Hajar Sidoarjo memperingati Hari AIDS Sedunia, Bersama Masyarakat Meraih Sukses" dari dokter maupun karyawan rumah sakit milik Nahdlatul Ulama tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga membubuhkan cap lima jari yang telah dicelupkan ke dalam baskom berisi cat merah, kemudian dibubuhkan di spanduk berwarna putih. Satu persatu dokter, manajemen, karyawan, keluarga pasien, pengunjung dan komunitas senam RSI Siti Hajar membubuhkan cap lima jari di dalam spanduk tersebut.
Salah satu dokter RSI Siti Hajar Sidoarjo, yakni dokter Sari Prabandari mengatakan, pihak rumah sakit sengaja mengadakan kegiatan ini untuk memberikan dukungan kepada para penderita HIV maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap masyarakat luas mengetahui secara pasti bahwa HIV tidak menular dan tidak memberikan aksen menakutkan. Karena HIV juga seperti penyakit kronis lain seperti diabetes, hipertensi yang harus minum obat secara rutin seumur hidup.
"Kami melibatkan dinas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada keluarga pasien dan para pengunjung, agar masyarakat awam lebih mengetahui HIV AIDS," katanya.
Menurutnya, pasien HIV berhak dan punya kontribusi besar di masyarakat untuk memberikan sumbangsi dan berhak dihormati. Sehingga tidak ada diskriminasi untuk penderita ODA atau orang dengan HIV AIDS.
Selain membagikan bunga kepada pengendara, membubuhkan cap lima jari, RSI Siti Hajar juga memberikan penyuluhan tentang cara menggosok tangan yang baik dan benar. Kegiatan dipandu oleh perempuan berparas cantik, Resty Dwi.
Dengan antusias, keluarga pasien maupun pengunjung rumah sakit menirukan gerakan cuci tangan, yang dipandu dan dinyanyikan oleh salah satu petugas marketing rumah sakit setempat itu.
Editor: Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua