Cak Imin: IPNU-IPPNU Perlu Perkokoh Kaderisasi
NU Online · Senin, 3 Desember 2012 | 01:30 WIB
Palembang, NU Online
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin RI Iskandar (Cak Imin) menilai, penguatan kader dalam Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) perlu ditingkatkan. Proses ini penting seiring dengan memudarnya pengenalan NU pada generasi muda.<>
“Saya berharap, IPNU, IPPNU, PMII, Ansor, komitmen terhadap pengkaderan yang kokoh. Karena saya melihat kaderisasi kita belum sistematis dan lebih suka ceremony,” ungkap mantan ketua umum PMII ini di sela Kongres XVII IPNU dan Kongres XVI IPPNU di Palembang, Sumatera Selatan.
Menurut Cak Imin, peran IPNU-IPPNU sangat dibutuhkan, khususnya di jenjang pendidikan menengah yang kini didominasi komunitas lain. “SMA kita tidak kenal NU, kenalnya rohis yang hasilnya culun-culun itu. Oke, mari kita benahi pendidikan,” ujarnya.
Indonesia, sambungnya, mempunyai potensi sumber daya manusia (SDM), yang luar biasa. Terbukti, dalam sebuah kompetisi tingkat ASEAN di Jakarta dengan standar internasional, kualitas SDM Tanah Air dapat diandalkan.
“SDM butuh campur tangan kita semua. Indonesia tidak akan maju tanpa IPNU dan IPPNU. Maka kita harus maju,” tegasnya.
Cak Imin berharap, Kongres IPNU-IPPNU kali ini menjadi tonggak kebangkitan Indonesia dengan mengembalikan peran NU dalam berbangsa dan bernegara.
“Kita jangan hanya jadi penonton. Kita harus merebut dan bisa mengelola bangsa ini. Semoga kader-kader NU jadi ujung tombak negara ini,” tuturnya.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua