Harlah Ke-74: Ini Asas, Tujuan, dan Lirik Mars Fatayat NU
NU Online · Rabu, 24 April 2024 | 11:00 WIB
Malik Ibnu Zaman
Penulis
Jakarta, NU Online
Hari Lahir Ke-74 Fatayat Nahdlatul Ulama jatuh pada Rabu (24/4/2024) hari ini. Fatayat NU resmi didirikan di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 24 April 1950.
Sebagai sebuah badan otonom NU, organisasi Fatayat NU memiliki nilai-nilai yang bersifat keagamaan, kekeluargaan, sosial kemasyarakatan, dan kebangsaan.
Fatayat NU juga tentu memiliki prinsip-prinsip atau asas dan tujuan. Dua prinsip dasar dalam pendiriannya adalah Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan Pancasila sebagai fondasi bernegara.
Asas tersebut diatur dalam Bab III Pasal 3 tentang Peraturan Dasar (PD) Fatayat NU pada ayat 1 dan 2.
Ayat (1) berbunyi: "Fatayat Nahdlatul Ulama sebagai Jam'iyyah Diniyah berakidah Islam menurut paham Ahlussunnah wal Jamaah, dalam bidang fikih mengikuti salah satu mazhab empat: Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali; dalam bidang akidah mengikuti Abu Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi; dalam bidang tasawuf mengikuti Al-Ghazali dan Junaidi Al-Baghdadi."
Kemudian ayat 2 berbunyi: "Fatayat NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berasas pada Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."
Lalu pada PD Fatayat NU Bab IV Pasal 4 tentang tujuan organisasi, terdapat dua tujuan dari dilahirkannya Fatayat NU. Pertama, membentuk perempuan muda NU yang bertakwa kepada Allah, berakhlakul karimah, beramal shaleh, cakap, bertanggung jawab, berguna bagi agama, nusa, bangsa, dan negara. Kedua, mewujudkan kesetiaan dan rasa memiliki terhadap asas, akidah, dan tujuan Nahdlatul Ulama.
Baca Juga
Fatayat NU, antara Realita dan Harapan
Berikut Lirik Mars Fatayat NU
Fatayat Nahdlatul Ulama
Teladan pemudi utama
Berguna bagi nusa bangsa
Menjunjung tinggi agama
Fatayat Nahdlatul Ulama
Wanita berpribadi luhur
Setia, terampil, dan jujur
Menuju masyarakat adil makmur
Fatayat berasas Pancasila
Bersendi Al-Qur'an dan Sunnah
Ahlussunnah wal jama'ah
Menuju ridho Allah (2x).
Mars ini sering kali dinyanyikan dalam berbagai acara resmi organisasi, seperti kongres, konferensi, pelantikan pengurus, dan kegiatan-kegiatan pembinaan kader.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua