Jakarta, NU Online
Sayembara penulisan kreatif yang dibuka pada 21 April 2012, resmi ditutup pada akhir Agustus 2012. Selama empat bulan setengah, kepanitiaan sayembara penulisan kreatif membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengirimkan karya terbaik mereka.
<>
“Sebanyak 244 orang mendaftarkan karya mereka,” terang Rien Zumaroh, Ketua Panitia Sayembara Penulisan Kreatif saat dikonfirmasi NU Online di Kantor Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, IPPNU lt.6 Gedung PBNU, Jl. Kramat Raya No.164, Jakarta Pusat, Senin (3/9) sore.
Menurut Rien, karya peserta yang masuk sedang dalam proses pemberkasan. Pihak kepanitiaan sedang merapikan data tersebut untuk kemudian diserahkan kepada dewan juri. Hasil keputusan dewan juri ini akan diumumkan ke publik pada pra kongres IPPNU di kota Sidoarjo bulan mendatang.
Kepanitiaan sayembara penulisan kreatif IPPNU, akan mengumumkan hasil putusan di pelbagai media. Informasi tersebut dapat diakses di pelbagai media seperti NU Online, pimpinanpusatippnu, dan fesbuk Pimpinan Pusat IPPNU.
Para peserta sayembara, telah memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh kepanitian. Mereka berasal dari pelbagai tingkat pendidikan. Mereka antara lain berasal dari tingkat MTs, MA, SMP, SMU, dan juga perguruan tinggi.
Aneka latarbelakang pendidikan tidak menjadi persoalan. Justru, hal itu dikehendaki oleh IPPNU. Kepanitiaan bermaksud untuk memberikan wadah bagi kaum pelajar dengan beragam tingkat untuk mengaktualisasikan kreatifitas kepenulisan mereka, tambah Rien.
Menurut Rien, sayembara penulisan kreatif ini terbuka untuk siapapun. Para kontestan bukan hanya diikuti oleh siswa-siswi dari kalangan Nahdlatul Ulama. Sebagian peserta bahkan berasal dari sekolah-sekolah nonmuslim.
Redaktur : Hamzah Sahal
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
2
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
3
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua