Jakarta, NU Online
Puasa merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Puasa dilakukan dalam rangka wujud ketaatan atas perintah dan anjuran Rasulullah saw.
Pada Bulan April 2026 ini, ada empat puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Muslim, yaitu puasa sunnah Syawal, Ayyamul Bidh, hari Senin dan Kamis, dan Asyhurul Hurum di bulan Dzulqa'dah.
Puasa Syawal
Puasa Syawal sangatlah dianjurkan untuk menyempurnakan bulan Ramadhan. Puasa ini dilakukan enam hari, boleh dilaksanakan secara langsung ataupun terpisah.
Ustadz Amien Nurhakim menyampaikan bahwa pahala puasa Syawal enam hari setara dengan puasa setahun penuh. Hal itu didasarkan hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam Muslim. Hal ini sebagaimana dikutip dari artikel Lima Keutamaan Puasa Sunnah Syawal pada Rabu (1/4/2026).
“Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti pahala berpuasa setahun.”
Puasa enam hari di bulan kesepuluh ini dapat dilakukan hingga Sabtu, 18 April 2026 bertepatan dengan 29 Syawal 1447 H.
Puasa ayyamul bidh
Selain puasa Senin dan Kamis, puasa sunnah yang dapat dilaksanakan umat Muslim setiap bulannya adalah puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini juga memiliki sejumlah keutamaan.
Hal ini sebagaimana ditulis Ustadz Ahmad Muntaha dalam artikelnya berjudul Tata Cara Puasa Ayyamul Bidl: Hukum, Keutamaan, dan Niat yang dikutip NU Online.
Perlu diketahui, ayyamul bidh berarti hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah.
Di bulan keempat ini, puasa tiga hari ini dapat dilaksanakan mulai Kamis hingga Sabtu, 2-4 April 2026.
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di ayyamul bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan. “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian’.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan).
Puasa ayyamul bidh memiliki fadilah yang luar biasa, yakni seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari. Hal tersebut sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Abudzar ra.
Disebutkannya, Nabi Muhammad saw. bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: “Hadits ini hasan.” Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). Hal demikian sebagaimana termaktub dalam kitab I'anatut Thalibin.
Puasa Dzulqa'dah
Bulan Dzulqa'dah merupakan salah satu bulan mulia (asyhurul hurum). Puasa di bulan mulia ini sangat dianjurkan sesuai hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan Imam Muslim sebagaimana dikutip Ustadz Ahmad Muntaha dalam artikel Panduan Puasa Rajab: Ketentuan, Niat, dan Keutamaannya. Berikut hadits yang dimaksud.
“Barang siapa yang berpuasa satu hari pada bulan-bulan yang dimuliakan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), maka ia akan mendapat pahala puasa 30 hari.”
Puasa Senin-Kamis
Puasa pada hari Senin dan Kamis mempunyai sejumlah keutamaan. Ustadz Muhammad Abror dalam artikel berjudul Tata Cara Puasa Senin-Kamis: Niat, Waktu, dan Keutamaannya mengungkapkan berbagai macam keutamaannya itu.
Puasa pada Hari Senin dapat dilaksanakan oleh umat muslim mulai Senin, 6 April 2026, sedangkan puasa Kamis dapat mulai dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026. Adapun keutamaan dari puasa di Hari Senin dan Kamis adalah sebagai berikut.
Puasa yang selalu dilakukan oleh Rasulullah. Disampaikan oleh Siti ‘Aisyah radhiyallu ‘anha, bahwasanya Nabi senantiasa puasa di hari Senin dan Kamis. “Nabi ﷺ selalu menjaga puasa Senin dan Kamis” (HR Tirmidzi dan Ahmad).
Hari di mana amal manusia akan disetorkan. Oleh sebab itu, menjalankan sunnah berpuasa pada Haru Senin dan Kamis menjadi suatu amal kebaikan jika amal seorang muslim dilaporkan dalam keadaan berpuasa. Rasulullah saw bersabda, “Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa” (HR Tirmidzi).
Pintu surga dibuka pada Hari Senin dan Kamis. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah saw. “Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan." (HR Muslim, No. 4652).
Khusus Hari Senin, merupakan hari lahir sekaligus hari wafat Rasulullah saw. Saat ditanya alasan di balik berpuasa di hari tersebut, Nabi menjawab bahwa hari itu merupakan waktu kelahirannya dan saat kali pertama menerima wahyu.
Jadwal puasa sunnah bulan April 2026
Dari penjabaran di atas, maka umat Islam dapat melaksanakan puasa-puasa sunnah di sepanjang Bulan April 2026 ini dengan jadwal sebagai berikut:
- 1-18 April 2026 M / 12-29 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Syawal
- 19-30 April 2026 M / 1-12 Dzulqa'dah 1447 H - Puasa Sunnah Dzulqa'dah atau Asyhurul Hurum
- Kamis, 2 April 2026/13 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Ayyamul Bidh dan Kamis
- Jumat, 3 April 2026/14 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Ayyamul Bidh
- Sabtu, 4 April 2026/15 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Ayyamul Bidh
- Senin, 6 April 2026/17 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 9 April 2026/20 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 13 April 2026/24 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 16 April 2026/27 Syawal 1447 H - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 20 April 2026/2 Dzulqa'dah 1447 H - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 24 April 2026/5 Dzulqa'dah 1447 H - Puasa Sunnah Kamis
- Senin, 27 April 2026/9 Dzulqa'dah 1447 H - Puasa Sunnah Senin
- Kamis, 30 April 2026/12 Dzulqa'dah 1447 H - Puasa Sunnah Kamis
Terpopuler
1
Gus Yahya Sampaikan Pesan KH Nurul Huda Djazuli agar Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
2
Meski Sudah Gabung BoP, Pasukan Perdamaian TNI Tewas Ditembak Israel di Lebanon
3
Halal Bihalal: Tradisi Otentik Nusantara Sejak Era Wali Songo
4
Gus Dur, Iran, dan Anti-Impersialisme
5
Penyelenggaraan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Jamaah Mulai Berangkat 22 April
6
Konsep Iman Menurut Khawarij dan Implikasinya terhadap Eksklusivisme Teologis
Terkini
Lihat Semua