Nasional

Jelang Pensiun, Baca Doa Ini untuk Kelancaran dan Keluasan Rezeki

NU Online  ·  Senin, 6 April 2026 | 20:00 WIB

Jelang Pensiun, Baca Doa Ini untuk Kelancaran dan Keluasan Rezeki

Ilustrasi berdoa. (Foto: NU Online/Freepik)

Jakarta, NU Online

Di usia jelang pensiun, ada kekhawatiran akan kelancaran rezeki karena tak lagi bekerja, apalagi bagi orang-orang yang tak memiliki tabungan. Namun, sejatinya, rezeki sudah diatur oleh Allah swt.


Selain tetap berikhtiar mengupayakannya, manusia beriman juga dianjurkan untuk bertawakkal dan memanjatkan doa, melangitkan harapan akan jaminan rezeki baginya.


Ustadz Ahmad Muntaha menulis doa untuk kelancaran dan keluasan rezeki di masa-masa usia pensiun. Doa ini sebagaimana dikutip dari artikelnya berjudul Doa Rezeki Jelang Pensiun Lengkap dengan Terjemah dan Transliterasinya pada Senin (6/4/2026).


Adapun doa yang dimaksud adalah sebagai berikut.


اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّي وَانْقِطَاعِ عُمُرِي


Allahummaj‘al ausa'a rizqika 'alayya 'inda kibari sinnī wanqithā'i 'umurī.


Artinya, "Ya Allah, jadikan rezeki-Mu yang paling luas bagiku saat menuanya usiaku dan hampir habisnya umurku." 


Doa di atas dibaca hanya untuk diri sendiri saja. Namun jika dibaca untuk diri sendiri dan orang lain, maka sebaiknya redaksi disesuaikan sebagaimana berikut.


اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيْنَا عِنْدَ كِبَرِ سِنِّنَا وَانْقِطَاعِ عُمُرِنَا


Allahummaj‘al ausa‘a rizqika ‘alainā ‘inda kibari sinninā wanqithā‘i ‘umurinā.


Artinya, "Ya Allah, jadikan rezeki-Mu yang paling luas bagi kami saat menuanya usia kami dan hampir habisnya umur kami." 


Ustadz Ahmad Muntaha menjelaskan bahwa doa tersebut berasal dari hadits yang diriwayatkan Imam Al-Hakim dalam Kitab Al-Mustadrak 'alas Shahihain dan Imam At-Thabarani dalam Kitab Al-Mu'jam Al-Ausath. Doa itu merupakan ajaran langsung Nabi Muhammad saw kepada Sayyidah Aisyah ra.


Rezeki jelang pensiun yang dimaksud, menurut Al-Hafizh Al-Munawi dalam Faidhul Qadir sebagaimana dikutip Ustadz Ahmad Muntaha, mencakup dua macam rezeki, yakni (1) rezeki lahiriah seperti makanan untuk kekuatan badan dan (2) rezeki batiniah seperti ilmu pengetahuan.


"Sebab pada usia senja biasanya orang lemah kekuatannya dan berkurang ketekunannya dalam bekerja. Bila Allah melapangkan rezekinya pada usia senja maka hal itu akan menolongnya dalam beribadah kepada-Nya," tulis Ustadz Muntaha mengutip Al-Munawi.


Lebih lanjut, Ustadz Muntaha juga menyampaikan bahwa doa tersebut sangat baik bila dibiasakan mulai sejak usia muda, terlebih bagi yang sudah menjelang berusia senja.


"Harapannya, rezeki kita semakin banyak dan semakin berkah seiring bertambahnya usia kita. Baik rezeki yang bersifat lahir seperti kesehatan, keuangan; maupun rezeki yang bersifat batin, seperti ilmu pengetahuan dan keyakinan terhadap Allah swt. Semoga bermanfaat. Amin," pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang