Kaderisasi di Jawa Pun Belum Selesai
NU Online · Rabu, 19 Desember 2012 | 01:37 WIB
Jakarta, NU Online
Pekerjaan besar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di hampir setiap periode adalah penguatan kader. Kaderisasi dinilai belum maksimal, bahkan untuk kawasan Pulau Jawa sebagai basis terbesar umat Nahdliyin.
<>
Demikian pandangan Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU masa bakti 2006-2009 Idy Muzayyad saat dihubungi NU Online, Selasa (18/12) petang. Idy memaklumi tuntutan sejumlah pihak tentang penguatan kader di luar Jawa, namun itu bukan berarti kaderisasi di tempat kelahiran NU itu sudah optimal.
“Jangan anggap (kaderisasi, red.) yang di Jawa ini sudah selesai,” ujarnya.
Idy menyatakan, kaderisasi di luar Jawa harus diperhatikan dengan tidak menelantarkan proses kaderisasi yang ada di Jawa. Baginya, Jawa-Luar Jawa bukan dua hal yang dikotomis. Masalah keduanya akan teratasi ketika pegurus mengoptimalkan kerja penguatan dan distribusi kader secara nyata.
Tantangan pelajar NU sejak dulu, lanjut senior IPNU ini, adalah sejumlah pengaruh eksternal yang dapat menjerumuskan mereka sebagai generasi bangsa. Godaan yang akan tetap muncul, antara lain, meliputi ideologi ekstrem baik kiri maupun kanan, penyalahgunaan teknologi, narkoba, serta pergaulan bebas.
Ditambahkan, IPNU merupakan pintu masuk awal sistem pengkaderan yang ada di NU baik secara struktural maupun kultural. Kerja keras pengurus sangat dibutuhkan karena peran IPNU sekarang akan menentukan nasib NU di masa mendatang.
“Tiga tahun (periode kepemimpinan IPNU) itu kan waktu yang sempit, jadi jangan asyik dengan diri sendiri,” tuturnya.
Sebagaimana diberitakan, sejumlah ketua Pimpinan Wilayah IPNU luar Jawa mengeluhkan lemahnya proses kaderisasi di daerahnya. Mereka berharap, pemimpin baru periode 2012-2015 hasil Kongres XVII IPNU di Palembang, 3 Desember lalu, dapat serius menangani persoalan ini.
Redaktur : Hamzah Sahal
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua