Keluarga Jadi Pilar Utama Penerapan Protokol Kesehatan
NU Online · Senin, 21 Desember 2020 | 13:00 WIB
Klaten, NU Online
Di tengah pandemi saat ini, peran keluarga menjadi sangat penting. Ketahanan keluarga merupakan kunci untuk bertahan dan melampaui pandemi.
Hal ini disampaikan M Nabil Haroen, anggota Komisi IX DPR RI dalam agenda Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga dalam Masa Pandemi, Ahad (20/12). Agenda ini berlangsung di Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah, yang dihadiri ratusan peserta dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
M Nabil Haroen mengungkapkan bahwa pandemi ini memang cobaan berat yang terjadi secara global, tapi kita tidak boleh menyerah.
"Pandemi memang terjadi secara global, tapi kita harus tetap semangat, pantang menyerah, berusaha sekuat tenaga, sekaligus berdoa kepada Allah untuk kebaikan bersama," ungkap Nabil Haroen, yang juga Ketua Umum PP Pagar Nusa Nahdlatul Ulama.
Lebih lanjut, Nabil Haroen berpesan bahwa keluarga menjadi benteng utama dalam menghadapi pandemi. "Situasi pandemi saat ini, keluarga jadi benteng utama. Kita wajib jaga kesehatan, jaga keseimbangan mental, menjaga keluarga kita serta menguatkan ekonomi dan ketahanan pangan. Ketahanan keluarga merupakan kunci hadapi pandemi," terang Nabil Haroen.
Nabil Haroen mengajak kerjasama lintas keluarga untuk terus saling bantu dalam menerapkan protokol kesehatan ketat. "Penyakit Covid-19 itu bukan aib, jadi jangan kucilkan mereka yang sedang sakit, jaga mereka, saling bantu, kuatkan mentalnya agar sama-sama bangkit dari situasi sulit ini," terang Nabil.
Dalam kesempatan ini, juga dijelaskan tentang program vaksin gratis untuk rakyat, penerapan protokol kesehatan serta strategi memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan di tingkat keluarga.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
5
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
6
Puncak Kemarau Tiba, Ancaman Karhutla hingga Kebakaran Sampah Diprediksi Meningkat
Terkini
Lihat Semua