KH Miftachul Akhyar Tegaskan Kewajiban Mencari Nafkah Tak Boleh Disepelekan
NU Online · Sabtu, 27 September 2025 | 07:00 WIB
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Surabaya, NU Online
Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar melarang masyarakat menyepelekan perkara dunia seperti mencari nafkah. Amalan wajib ini dapat menghapus dosa yang tak dapat dihapus dengan amalan-amalan lainnya.
Ungkapan tersebut Kiai Miftach sampaikan saat pertemuan ke-138 Ngaji Kitab Syarah Al-Hikam di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Jalan Kedung Tarukan No. 100, Surabaya pada Jumat (26/9/2025).
"Jadi sampeyan ke pasar, ke sawah, menyopir, dan lain-lain itu termasuk bagian dunia yang tidak boleh kita lupakan," Â terang Kiai Miftach dikutip NU Online dalam kanal Youtube Multimedia KH Miftachul Akhyar.Â
Kiai Miftach menyoroti anggapan yang memisahkan antara spirit keimanan dengan pemenuhan kehidupan. Oleh karenanya, ia melarang jamaah untuk berpangku tangan.
"Jangan karena sudah yakin dengan rahmat Allah lalu tidak melakukan suatu usaha sama sekali," tegasnya.
Kendati demikian, Kiai asal Surabaya itu mengingatkan agar tidak terlalu menggantungkan diri kepada harta duniawi. Pasalnya, kenisbian dunia kerap menjerumuskan seseorang kepada penyesalan.
"Jadi orang yang waspada terhadap sifat dunia sejak awal, akhirnya pun tidak terkaget-kaget dengan sifat dunia yang suatu saat bakal hilang itu," ujarnya kepada jamaah.
Dalam kesempatan yang sama, Rais Aam setelah Kiai Ma'ruf Amin itu mengungkapkan bahwa manusia hidup dalam spektrum sebab-akibat. Ia membutuhkan perhitungan dan analisis untuk mencapai suatu tujuan. Akan tetapi setelah upaya dilakukan, lanjutnya, seorang muslim perlu memasrahkan urusannya kepada Allah swt.
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua