Kirab Satu Negeri, Wujud Kesungguhan Ansor Rawat NKRI
NU Online · Sabtu, 13 Oktober 2018 | 14:45 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis menegaskan bahwa kegiatan Kirab Satu Negeri (KSN) merupakan wujud kesungguhan Ansor dalam merawat keutuhan NKRI, menjaga Pancasila sebagai dasar negara, dan memegang teguh komitmen untuk bertanah air satu berbangsa satu dan ber bahasa satu, yaitu Indonesia.
“Karena kita melihat perkembangan saat ini, adanya kelompok kecil yang ingin merubah Pancasila sebagai dasar negara dan mulai tergerusnya nasionalisme masyarakat, maka GP Ansor berkewajiban menyampaikan pesan bahwa kita ini sama. Sama ber-Indonesia, sama ber-Pancasila dan sama beragama, ” tukasnya saat upacara serah terima 17 Bendera Merah Putih dari rombongan KSN Zona Sabang di halaman Masjid KH. Hasyim Asyari, Jakarta, Sabtu (13/10).
Bendera tersebut diterima oleh DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) KH. Hasyim Asyari, KH. Zuhri Ya’kub untuk diserahkan kepada Abdul Azis.
Selanjutnya bendera tersebut akan dibawa ziarah oleh tim KSN PW GP Ansor DKI Jakarta ke beberapa makam ulama besar, seperti makam Habib Husein bin Abu Bakar bin Abdillah Alaydrus di Luar Batang, Pangeran Jayakarta di Cipinang, Habib Kuncung dan Habib Iqbal Assegaf (pendiri GP Ansor di Jakarta) di Kalibata.
Untuk memeriahkan KSN, PW GP Ansor DKI Jakarta akan menggelar apel di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Ahad (14/10) dengan melibatkan 1000 anggota Ansor dan 2000 warga masyarakat. Acara tersebut akan diisi dengan pawai budaya dan apel Banser yang dilanjutkan dengan tabur bunga untuk para pahlawan nasional (Red: Aryudi AR)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua