Jakarta, NU Online
Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PB PMII) menggelar Sosialiasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika pada Kamis, (14/6) di gedung PBNU, Jakarta.<>
“Kami sebagai anak bangsa, sebagai nahdlyin tidak ikhlas dan tidak rela dengan adanya pihak-pihak yang berupaya mengubah ideologi Pancasila,” tegas Ketua Kopri PB PMII Irma Muthoharoh dalam sambutannya.
Irma menambahakan, yang memprihatinkan upaya-upaya mengubah ideologi Pancsila itu sudah marak di klangan pelajar dan mahasiswa.
“Ada sebuah penelitian, organisasi semacam itu sudah menjadi ekstrakurikuler di sekolah-sekolah negeri, misalnya Jundulllah atau Tentara Allah. Penelitian itu menyebutkan, organiasi semacam ini ingin mengubah ideologi kita. Tentu saja ini jadi keprihatinan Kopri,” tegasnya.
Selain itu, sambung Irma, kaum perempuan menjadi sasaran kalangan Negara Islam Indonesia (NII). Oleh karena itu, KOPRI akan membentengi mereka. Kopri garda terdepan untuk membela Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Sosialisasi empat pilar ini dibuka oleh salah seorang Ketua PBNU Prof. Dr. M.Maksum Mahfudz, dengan pemateri tunggal Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, dan dihadiri kader PMII dari berbagai kampus se-DKI dan Ciputat.
Redaktur : Syaifullah Amin
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
3
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
4
Turut Berkhidmah di Muktamar, Banser Supangat Wafat; Ketum Ansor Janji Tanggung Pendidikan Anaknya hingga Perguruan Tinggi
5
Bitcoin dalam Perspektif Fiqih: Harta, Alat Tukar, dan Hukum Transaksinya Sesuai Hasil Muktamar Ke-35 NU
6
Gus Ipul Sebut Dua Kesuksesan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Terkini
Lihat Semua