PMII UIN Walisongo Semarang Tuntut Reformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
NU Online · Ahad, 1 Maret 2026 | 06:00 WIB
Semarang, NU Online
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Walisongo Semarang menggelar unjuk rasa sebagai bentuk tuntutan reformasi menyeluruh di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
Aksi yang mengangkat tema Jateng Kelam, Polri Makin Suram itu berlangsung di depan Kampus I UIN Walisongo, tepatnya di Pertigaan Revolusi Jrakah, Kota Semarang, pada 24 Februari 2026.
Tema aksi itu dipilih sebagai ekspresi kritik mahasiswa terhadap situasi penegakan hukum dan stabilitas keamanan di Jawa Tengah yang dinilai memerlukan perhatian serius.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, massa aksi menyoroti kinerja aparat penegak hukum di Jawa Tengah. Mereka menilai sejumlah persoalan hukum belum sepenuhnya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.
Karena itu, massa aksi mendesak adanya evaluasi terhadap jajaran kepolisian daerah atas berbagai persoalan yang dianggap belum tertangani secara optimal.
Ketua PMII UIN Walisongo Semarang M Yusrul Rizanul Muna menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal jalannya reformasi.
“Menyikapi isu yang tengah marak mengenai bobroknya institusi kepolisian serta berbagai persoalan regional di Jawa Tengah, kami merasa perlu turun ke jalan. Polri harus segera kembali pada marwahnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas Yusrul di hadapan massa aksi dan awak media, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Selain menyampaikan kritik di tingkat daerah, massa aksi juga membawa tuntutan di tingkat nasional. Mereka mendesak pencopotan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari agenda reformasi menyeluruh di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Menurut mereka, perlu ada langkah konkret untuk membenahi institusi Polri agar lebih profesional, transparan, dan humanis.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
4
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
5
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua