Nasional

Lafal Doa Qunut Rakaat Terakhir Shalat Witir Beserta Latin dan Terjemahnya

NU Online  ·  Kamis, 5 Maret 2026 | 09:00 WIB

Lafal Doa Qunut Rakaat Terakhir Shalat Witir Beserta Latin dan Terjemahnya

Ilustrasi baca doa qunut di akhir shalat witir. (Foto: tangkapan layar kanal Youtube NU Online)

Jakarta, NU Online 

Ramadhan 1447 H memasuki tanggal 16 pada Kamis (5/3/2026) malam Jumat. Karenanya, mulai malam ini, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa qunut pada rakaat terakhir shalat witir. Hal ini mengikuti amalan para sahabat, di antaranya Sayyidina Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka'ab.


Adapun lafal doa qunut witir Ramadhan yang lengkap adalah sebagaimana dikutip dari artikel Ustadz Muhamad Abror berjudul Ini Bacaan Lengkap Doa Qunut Witir Separuh Terakhir Ramadhan pada Kamis (5/3/2026).


Berikut bacaan doa qunut witir Ramadhan lengkap dengan tulisan latin dan terjemahnya.


اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ


تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ 


Allahummahdinâ fî man hadait. Wa ‘âfinâ fî man ‘âfait. Wa tawallanâ fî man tawallait. Wa bâriklanâ fî mâ a‘thait. Wa qinâ syarra mâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik. Wa innahû lâ yadzillu man wâlait. Wa lâ ya‘izzu man ‘âdait.


Tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait. Fa lakal hamdu a’lâ mâ qadhait. Wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam 


Artinya: “Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya.


Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.” 


Sebagaimana diketahui, membaca doa qunut pada rakaat terakhir shalat witir di tanggal 16 sampai akhir Ramadhan ini dianjurkan oleh para ulama. Selain Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka'ab sebagaimana disebut di atas menurut riwayat Abu Dawud, ada juga yang menyebut Ibnu Umar dan Mu'adz al-Qari juga melaksanakan hal yang sama. Hal demikian diterangkan Imam Syafii seperti dikutip Al-Baihaqi dalam kitab Ma'rifatus Sunan wal Atsar.


Imam an-Nawawi memperkuat pandangan tersebut dalam kitabnya, al-Adzkar an-Nawawiyah. Menurutnya, ulama kalangan madzhab Syafi’i menganjurkan pembacaan doa Qunut saat witir di separuh terakhir bulan Ramadhan.


Meskipun demikian, ada juga ulama yang berpandangan bahwa membaca qunut pada rakaat akhir shalat witir dianjurkan sepanjang Ramadhan. Namun, Imam an-Nawawi menegaskan bahwa yang qunut dibaca pada separuh terakhir Ramadhan adalah pendapat yang paling kuat.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang