LP Ma'arif: Kurikulum 2013 Harus Dukung Muatan Lokal
NU Online · Senin, 4 Februari 2013 | 12:51 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Pendidikan Ma’arif NU menegaskan, penerapan kurikulum 2013 yang akan diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mesti mendukung terpeliharanya muatan lokal masyarakat setempat.
<>
”Sebab setiap sekolah mempunyai kelebihan-kelebihan lokal yang harus tetap dikembangkan,” kata Sekretaris PP LP Ma’arif NU Zamzami kepada NU Online, Senin (2/4).
Zamzami menilai, kurikulum baru yang akan menggntikan KTSP ini lebih berorientasi saintifik. Siswa dituntut menemukan sendiri keilmuan yang ada, tanpa terlalu banyak menggantungkan diri pada pengajaran guru.
”Secara prinsip LP Ma’arif mendukung. Tapi yang perlu diawasi kan implementasinya bagaimana,” ujarnya sembari mengatakan pihaknya siap terlibat dalam proses sosialisasi kurikulum 2013.
LP Ma’arif NU, 21-23 Januari lalu, menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta. Salah satu butir kesepakatan menyebutkan, pelaksanaan kebijakan Kemendikbud RI di lingkungan madrasah harus disesuaikan dengan karakteristik madrasah.
Lembaga yang menaungi pendidikan dasar dan menengah NU ini juga mendorong, madrasah-madrasah NU untuk memasukkan nilai-nilai di masyarakat, seperti kepesantrenan, kearifan lokal, dan tradisi ketimuran lainnya dalam kurikulum 2013.
Penulis: Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua