Martin Van Bruinessen hingga Haidar Bagir Bakal Hadir di Pembukaan Kelas Menulis Esai NU Online Institute 3 Oktober 2025
NU Online · Sabtu, 27 September 2025 | 08:50 WIB
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menyambut Hari Santri 2025, NU Online Institute akan menggelar Kelas Menulis Esai Ulama dan Pesantren. Pembukaan kelas tersebut akan diselenggarakan pada Jumat (3/10/2025) pekan depan pukul 19.00 WIB secara daring.Â
Para pemateri dan narasumber yang akan hadir pada pembukaan tersebut adalah peneliti ulama dan pesantren Martin Van Bruinessen, pegiat literasi Islam Haidar Bagir dan penulis esai pesantren Hamzah Sahal.
"Alhamdulillah, ketiga narasumber sudah memberikan konfirmasi, siap mengisi secara daring melalui platform Zoom," kata Direktur NU Online Institute saat dihubungi NU Online, Jumat (26/9/2025) malam.
Mundzir mengatakan, pihaknya mengundang tiga nama tersebut untuk memantik semangat menulis ihwal ulama dan nilai-nilai yang dihidupkannya. Secara bersamaan, untuk mengulas cara menulis yang baik.
"Hadirnya tokoh-tokoh tersebut adalah strategi untuk memberi bobot akademik, literasi Islam serta pengalaman praktis menulis esai pesantren," ungkapnya.
Menulis kiprah ulama, lanjut Mundzir, sangat diperlukan. Sebab, dapat menjadi salah satu wasilah untuk memelihara ingatan kolektif masyarakat akan nilai dan jasa mereka di tengah gelombang informasi yang amat deras.
"Karena itu, menulis ulama adalah ikhtiar penting untuk memastikan jejak mereka tetap hidup, bisa dipelajari, dan menjadi teladan bagi generasi berikutnya," jelasnya.
Ia pun berharap agenda ini dapat membumikan khazanah intelektual pesantren ke depan.
"Kami berharap dari sini akan lahir banyak penulis esai yang mampu mengangkat tradisi intelektual pesantren ke ranah publik yang lebih luas," pungkasnya.
Untuk diketahui, agenda yang mengusung tema Tradisi Menulis Ulama di Tengah Tergesernya Dunia Literasi ini terbuka untuk umum dengan melakukan pendaftaran melalui tautan berikut s.id/pembukaan_kelas_esai.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
3
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
4
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
5
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Himpun Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua