Menteri Agama Janji Tingkatkan Kualitas Madrasah
NU Online · Jumat, 17 Mei 2013 | 14:00 WIB
Yogyakarta, NU Online
Menteri Agama RI Suryadharma Ali mengatakan, penyelenggara pendidikan di Indonesia ada dua, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang fokus pada sekolah dan Menteri Agama (Menag) yang fokus pada madrasah.
<>
Ia berpendapat bahwa pendidikan agama harus kita tingkatkan, “Dan menteri Agama siap untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah,” katanya. Ia mengatakan hal itu pada dialog pendidikan dalam rangka Harlah ke-90 NU yang digelar di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (15/05).
Dengan agama, lembaga pendidikan kita akan lebih baik. Karena kita sering mendengar krisis akhlak, moral dan sosial, “Di manakah sumber akhlak itu berada? Pastinya dari agama. Lembaga pendidikan agama harus menjadi pendidikan yang utama,” ujar Suryadharma.
Ia menambahkan, kita harus memperhatikan betul lembaga pendidikan agama atau madrasah. Karena saat ini banyak penurunan santri dan rendahnya santri mengkaji kitab kuning, “Menjadi impian kita semua bahwa madrasah dapat mencetak pemuda-pemuda yang bisa memimpin doa, tahlilan, istigotsah, khutbah, dan ceramah.”
Anggaran pendidikan, sambung Suryadharma, terus meningkat, kami terus memotivasi segenap pengurus dan guru di lembaga pendidikan agama. Agar Menteri Agama dapat menjalankan program-program yang menyentuh, meningkatkan kualitas pendidikan serta para menteri dapat turun ke bawah untuk melihat kondisi pendidikan yang berada di daerah.
Ia kemudian menyinggung lembaga Ma’arif NU. Menurutnya, dari sisi bahasa, “ma’arif” sangat mudah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, karena Kepala Mendikbud dan Menag berasal dari warga NU dan sama-sama untuk meningkatkan moral masyarakat kita.
Dialog pendidikan yang dipandu salah seorang Pengurus Pusat LP Ma’arif NU Zainal Arifin Toha tersebut, dihadiri pengurus NU, LP Ma’arif, dan pelajar se-DIY.
Redaktur : Abdullah Alawi
Kontributor : Solikhin dan Dwi
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
5
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
6
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
Terkini
Lihat Semua