PBNU-Menkes Sepakat Aktifkan Kembali Posyandu Keluarga NU
NU Online · Senin, 25 Juli 2022 | 15:30 WIB
Syifa Arrahmah
Penulis
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersepakat untuk menghidupkan kembali pos pelayanan terpadu (Posyandu) keluarga NU sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, utamanya di lingkungan NU. Kesepakatan itu dibangun melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
“Hari ini saya melakukan diskusi dengan Menkes RI Budi Gunadi. Kami berdua bersepakat untuk mengaktifkan kembali posyandu, yang menjadi agenda terkuat di lingkungan NU,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat menerima lawatan Menkes RI di Kantor PBNU, Senin (25/7/22).
Gus Yahya menyebutkan, kerja sama itu dilatarbelakangi oleh komitmen PBNU untuk turut serta menyukseskan program kesehatan di tahun 2022. “Ternyata concent PBNU dan Menkes itu sama, yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dalam hal ini, dia menilai, Muslimat dan Fatayat NU bisa mendukung PBNU pada program kerja sama dengan Kemenkes RI. Peran pengurus dan anggota Muslimat maupun Fatayat NU sebagai organisasi perempuan, sangat penting dalam berbagai sektor kehidupan.
“Kepada para kader Muslimat dan Fatayat siap-siap sebentar lagi akan ada koordinasi untuk menghidupkan kembali posyandu di lingkungan NU,” seru Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Rembang itu.
Ia juga merencanakan untuk segera membuat nota kesepahama (MoU) dengan Kemenkes. "MoU-nya akan segera dibuat, Insyaallah secepatnya," ungkap tokoh kelahiran Rembang 1966 itu.
Kerja sama ini sebagai upaya tindak lanjut dari diskusi yang telah dilakukan pada April 2022, lalu. Diskusi terbatas tersebut dihadiri oleh Ketua PBNU Alissa Wahid, Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid, serta perwakilan dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) masa khidmat 2022-2027 Citra Fitri Agustina dan Rheza Maulana.
Dalam diskusi itu PBNU diharapkan mampu mendukung program pemerintah agar terlaksana dengan lebih efektif dan efisien.
"Kami harapkan dari pertemuan ini, sinergitas PBNU melalui LKNU dan Kemenkes semakin erat dan berhasil merumuskan dan mengimplementasikan program-program kesehatan ke depannya," terang Alissa Wahid dalam keterangannya.
Pewarta: Syifa Arrahmah
Editor: Aiz Luthf
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Imbau Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas usai Kerusuhan dan Pengibaran Bendera GAM Sabtu
Terkini
Lihat Semua